Desa dan Sekolah Sinergi Tingkatkan Ketahanan Pangan

  • Whatsapp
LAHAN kosong SMP PGRI 6 Denpasar dimanfaatkan Desa Dangin Puri Kelod untuk menanam aneka sayur mayur dan bumbu dapur untuk menyukseskan program ketahanan pangan desa. Kini lahan kosong milik sekolah juga dimanfaatkan untuk membuat rumah bibit. Foto: ist
LAHAN kosong SMP PGRI 6 Denpasar dimanfaatkan Desa Dangin Puri Kelod untuk menanam aneka sayur mayur dan bumbu dapur untuk menyukseskan program ketahanan pangan desa. Kini lahan kosong milik sekolah juga dimanfaatkan untuk membuat rumah bibit. Foto: ist

DENPASAR – Sinergi yang baik antara Desa Dangin Puri Kelod dengan SMP PGRI 6 Denpasar patut diapresiasi dan menjadi contoh. Pihak desa memanfaatkan lahan kosong milik sekolah untuk pembuatan Rumah Bibit Desa Dangin Puri Kelod.  Pembuatan rumah bibit dibuka Sekcam Denpasar Timur, I Made Tirana, Jumat (17/9/2021).

Perbekel Desa Dangin Puri Kelod, I Made Sada, mengatakan, kegiatan ini dalam rangka menyukseskan program pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan di masing-masing desa. Pihak desa dan sekolah berinisiatif memanfaatkan lahan kosong sekolah untuk rumah bibit.

Bacaan Lainnya

Nantinya, bibit-bibit sayur dan bumbu dapur tersebut akan dibagikan ke masyarakat di Desa Dangin Puri Kelod sebagai bentuk ketahanan pangan dalam skala rumah tangga. Dengan adanya rumah bibit ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan bibit sayur dan bumbu dapur warga.

Sebelumnya, PKK Desa Dangin Puri Kelod juga bersinergi dengan SMP PGRI 6 Denpasar memanfaatkan lahan kosong sekolah sebagai kebun dengan komoditas sayur dan bumbu dapur. Hasil panen sayur mayur dan bumbu dapur seperti terong, cabai dan lainnya dibagikan kepada warga.

Terlebih di masa pandemi covid-19 berdampak pada ketahanan pangan di tingkat rumah tangga. Dalam kondisi sulit ini, ibu rumah tangga memegang peranan penting untuk tetap mewujudkan ketahanan pangan dalam keluarga.

Baca juga :  Pembelajaran Daring, Guru Wajib Manfaatkan Teknologi

Kepala SMP PGRI 6 Denpasar, Drs. Ketut Antara, M.Ag.,  didampingi Wakasek Ni Nyoman Erawati, S.Pd., menyambut baik sinergi desa dengan sekolah. Dengan dimanfaatkan lahan kosong sekolah untuk rumah bibit, kata Antara, beroleh manfaat triple.

Selain mendukung meningkatkan ketahanan pangan desa dan ketersediaan bibit sayur mayur dan bumbu dapur, keberadaan rumah bibit ini nantinya bisa dimanfaatkan oleh siswa untuk pembelajaran praktek IPA (biologi). Sekaligus memperkenalkan kepada siswa terkait pertanian, dengan harapan siswa (anak muda) mencintai dan menekuni pertanian, sehingga diharapkan bisa menjadi petani sukses. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.