Legislator PDIP Minta Eksekusi “Setra” Ditunda

ANGGOTA DPRD NTB Dapil Kota Mataram, Made Slamet, bersama warga Banjar Batu Dawa yang kompak menolak eksekusi lahan di wilayah setempat, Jumat (2/9/2022). Foto: ist

MATARAM – Anggota DPRD NTB Dapil Kota Mataram, Made Slamet, berbaur bersama warga Batu Dawa, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Jumat (2/9/2022). Kehadiran Ketua DPC PDIP Kota Mataram itu untuk memberi semangat kepada warga Banjar Batu Dawa, yang tengah berjuang mempertahankan setra (kuburan) warisan leluhurnya seluas 70 are.

Warga kalah dalam gugatan di pengadilan melawan investor. Padahal warga yang mayoritas beragama Hindu mengantongi SHM dengan nomor 08018. “Saya datang untuk menyemangati warga Banjar Batu Dawa, karena kabarnya hari ini (kemarin) akan ada eksekusi oleh PN Mataram di atas tanah setra itu,” tegas Made Slamet.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, ribuan warga yang hadir adalah warga yang turun temurun menggunakan setra. Mereka hadir secara swadaya untuk mempertahankan tanah leluhurnya. Karena itu, dia minta PN Mataram tidak tergesa-gesa melakukan eksekusi lahan dimaksud.

“Kalau misalnya setra ini dieksekusi, ke mana warga Banjar Batu Dawa menguburkan keluarganya? Ini yang kami minta agar ada jalan keluar terbaik, agar fasilitas umum untuk warga juga diperhatikan,” serunya.

Made Slamet sempat berbincang dengan petugas PN yang hadir di atas lahan tersebut. Kata Made, eksekusi belum bisa dilakukan alias ditunda, lantaran pemohon eksekusi bersama kuasa hukumnya (Ketut Sumerta) tidak hadir dalam eksekusi.

Dia pribadi berharap eksekusi bisa terus ditunda, karena jika dilakukan bakal berbahaya dan rentan menimbulkan konflik berkepanjangan.

“Tolong Pak Ketua PN Mataram didengarkan aspirasi warga. Bila perlu dibantu dipertemukan perwakilan warga dengan pemohon eksekusi, agar ada solusi terbaik. Terutama bagi warga Banjar Batu Dawa,” pintanya. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses