Layanan Samsat Drive Thru di Badung Semakin Diminati, Tembus 50 WP per Hari

  • Whatsapp
KEPALA UPTD Samsat Mengwi, I Made Ardana, saat memastikan layanan drive thru berjalan dengan optimal. Foto: nas
KEPALA UPTD Samsat Mengwi, I Made Ardana, saat memastikan layanan drive thru berjalan dengan optimal. Foto: nas

MANGUPURA – Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Samsat Provinsi Bali di Kabupaten Badung, kini telah memiliki layanan drive thru pembayaran pajak kendaraan khusus motor. Pelayanan drive thru yang dibuka sejak Mei 2020 pun berlangsung cukup efektif. Masyarakat pun mulai meliriknya karena selain mudah juga sangat cepat.

‘’Ini adalah salah satu inovasi pelayanan Samsat di Mengwi. Jadi wajib pajak yang melakukan kewajibanya bisa dilayani dengan cepat dan tidak berdesak-desakan. Sebagaimana dianjurkan untuk menjaga jarak. Waktunya juga singkat, tidak lebih dari tiga menit,’’ kata Kepala UPTD Samsat Mengwi, I Made Ardana, Rabu (23/12).

Bacaan Lainnya

Ardana yang didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha itu juga menjelaskan, pelayanan di drive true per hari rata-rata 50 wajib pajak. ‘’Suatu hari pernah sampai 100 lebih WP yang melakukan kewajibannya di drive thru,’’ lugasnya.

Ardana juga menjelaskan pelayan drive thru diinisiasi untuk memecah antrian pembayaran pajak. Dikatakan, saat ini drive thru hanya untuk pengguna sepeda motor. Untuk pengguna kendaraan roda empat pihaknya masih merancang dan akan direalisasikan pada 2021. “Kita sudah sampaikan ke pimpinan, semoga tahun 2021 bisa direalisasikan,” sebutnya.

Baca juga :  Balap Liar Dibubarkan, 55 Motor dan 1 Mobil Diamankan

Selain drive thru, UPTD Samsat di Mengwi juga memiliki inovasi lainnya, seperti Samsat Kerti (ke rumah tinggal) dan juga door to door. Program ini jelas Ardana, petugas akan mendatangi wajib pajak untuk mengingatkan jatuh tempo pembayaran pajak, termasuk wajib pajak yang memiliki tunggakan. ‘’Program ini juga cukup efektif untuk melayani wajib pajak,” kata pejabat asal Buleleng itu.

Diakuinya, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan BUMDes serta Lembaga Pengkreditan Desa (LPD) di desa adat. Selain itu, untuk mendekatkan pelayanan, UPTD Samsat badung juga memiliki dua gerai yakni di Nusa Dua dan Dalung, plus satu cabang pembantu di Kuta. ‘’Kini ada permintaan agar di Petang juga ada satu gerai. Untuk ini kami masih jajaki. Karena kami harus berada dekat dengan Bank BPD Bali untuk memudahkan pembayaran,’’ katanya.

Berkenaan dengan pembayaran pajak kendaraan, kata Ardana, antusias masyarakat Badung sangat tinggi, termasuk untuk melakukan pembayaran tunggakan pajak saat pemutihan denda diberlakukan. ‘’Pembayaran tunggakan pajak kami sudah mencapai 117 persen,’’ katanya, seraya mengakui angka detailnya ada di Badan Pendapatan Provinsi Bali. nas

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.