TABANAN – Tujuh orang pemudik yang melakukan perjalanan balik pasca-Idul Fitri dari Jawa ke Bali, terjaring dalam kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) di Tabanan, Rabu (19/5/2021). Mereka harus menjalani rapid test (tes cepat) antigen setelah lolos dari pemeriksaan di Gilimanuk.
Tujuh orang yang menjalani serangkaian tes dengan metode uji usap tersebut adalah sopir dan penumpang dari tiga kendaraan yang melintas di Pos Pam Penyekatan Adipura Tabanan. Pelaksanaan tes cepat itu melibatkan lima petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dipimpin dr. Ni Wayan Daniati.
“Pemudik yang dalam perjalanan balik pascalebaran dan terjaring dalam KRYD hari ini (kemarin) berjumlah tujuh orang. Kegiatan ini kami lakukan dalam rangka antisipasi arus balik pascahari raya Idul Fitri, juga dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Kabag Ops. Polres Tabanan, Kompol I Nengah Sudiarta.
Beberapa orang yang terjaring dalam kegiatan tersebut, pun mengakui saat masuk ke Bali di Gilimanuk lepas pantauan petugas. “Mungkin petugasnya sibuk melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan lain, dan
jumlah petugas terbatas, sehingga kami langsung melanjutkan perjalanan ke Denpasar,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan tes cepat antigen diawasi langsung Kapolsek Tabanan, Kompol I Nyoman Sukanada bersama seluruh satgas KRYD. Kegiatan tersebut berlangsung sekitar 40 menit hingga sekitar pukul 09.40 WITA.
“Hasil pemeriksaan tes usap antigen terhadap tujuh orang tersebut dinyatakan negatif Covid-19, dan mereka kemudian izinkan melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan,” ujar Sudiarta. gap
























