Krama Pedahan Target 75 Persen untuk Dana-Dipa

  • Whatsapp
DANA-Dipa saat kampanye di Pedahan, Desa Tianyar Tengah, Kubu, Karangasem. Warga bertekad memenangkan paslon nomor urut 1 sebesar 75 persen dalam Pilkada Karangasem 2020. Foto: Ist
DANA-Dipa saat kampanye di Pedahan, Desa Tianyar Tengah, Kubu, Karangasem. foto: Ist

KARANGASEM – Antusiasme masyarakat Desa Pakraman Pedahan, Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, Karangasem mendukung paslon Gede Dana-I Wayan Artha Dipa (Dana-Dipa) tampak meluap-luap, Sabtu (7/11/2020). Sebelum tiba di lokasi kampanye, rombongan Dana-Dipa dipimpin Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster, disambut hangat masyarakat di sepanjang jalan desa itu.

“Ini sejarah dan kebahagiaan kita, karena lama tidak ada tokoh sekaliber kelas satu asal Bali datang ke desa ini. Ini keberuntungan untuk kita, mengingat desa ini terkenal sangat gersang, dikenal sebagai desa paling miskin di Bali, karena kebanyakan warganya menggepeng, dan otomatis kasus kriminal juga banyak dari sini,” seru Jro Mangku Artana, perwakilan tokoh masyarakat setempat, di wantilan Banjar Pedahan Kaja.

Bacaan Lainnya

Berbagai aspirasi disampaikannya di hadapan Koster dan Dana-Dipa. Mulai dari infrastruktur jalan yang rusak parah sepanjang 4 kilometer, sampai pura tertua Panji Sakti yang diempon dua desa adat tidak terurus, karena tidak ada pemerintah yang peduli. “Kalau hujan, umat Hindu di Desa Pedahan tidak ada tempat berteduh,” adunya.

Selain jalan dan pura yang rusak, kebutuhan air juga tidak terlayani maksimal di Pedahan. Artana mengajak seluruh krama Desa Pedahan tidak menyia-nyiakan Pilkada Karangasem dengan satya wacana  mewujudkan Karangasem Era Baru. “Caranya, kita harus bersatu mencoblos nomor 1 Dana-Dipa. Sekali lagi saya minta satya wacana masyarakat mendukung Dana-Dipa,” serunya disambut aplaus hadirin.

Baca juga :  Ada Corona, Bupati Lobar Siap Ikuti Pemeriksaan LKPD 2019

“Saya bukan pengusaha, jadi kemenangan di Pilkada Karangasem akan serius saya jadikan momentum mewujudkan Karangasem Era Baru dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana. Program pertama yang dilakukan adalah menyelamatkan APBD dan meningkatkan pendapatan asli daerah. Kami optimis jalan rusak bisa ditangani selama tiga tahun,” seru Dana.

Terkait krisis air di Desa Tianyar Tengah, Dana menjamin akan melanjutkan program pipa air di Telaga Waja. Menurutnya, program pipa air di Telaga Waja dengan anggaran Rp 124 miliar sudah selesai, tapi tidak dilanjutkan sejak 2015 sampai sekarang. “Saya sudah koordinasi dengan pemangku kebijakan di Karangasem, konon katanya sulit tanah karena program ini butuh tanah 50 are untuk membangun bak air. Solusinya, saya akan komunikasi dengan masyarakat, akan memberlakukan subsidi silang antara pemerintah dan PDAM,” urainya.

Wayan Koster menambahkan, menjadi Bupati harus serius, dan jangan seperti boneka, jangan main proyek. “Kalau terus Bupati memperhitungkan proyek, maka masyarakat pasti tidak terurus kesejahteraannya. Apalagi infrastrukturnya,” tegas Koster.

Tanggal 9 Desember 2020, jelasnya, adalah momentum memilih Bupati dan Wakil Bupati Karangasem. Karena itu warga sekarang harus bersatu memenangkan paslon nomor 1 yakni Dana-Dipa. “Syarat untuk memenangkannya harus sabar dan jangan cepat tergoda. Sebab, godaan pasti datang sebelum pencoblosan tanggal 9 Desember 2020, mulai dari ada yang membawakan uang hingga sembako,” pesan Koster seraya mohon dukungan masyarakat dengan tulus.

Baca juga :  Kronologi 13 Mahasiswa Terjebak Air Laut Pasang di Pantai Suluban Uluwatu, Basarnas Bali Ingatkan Ini

Sebagai penutup, Jro Mangku Artana menegaskan siap memenangkan Dana-Dipa sebanyak 75 persen pada tanggal 9 Desember 2020 nanti. 017

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.