POSMERDEKA.COM, MATARAM – KPU NTB meminta KPU Kabupaten Sumbawa untuk melakukan investigasi terkait temuan sebanyak 121 surat suara (susur) yang tercoblos lebih dulu di TPS 6 Desa Jurun Alas, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, pada saat pemungutan suara, Rabu (27/11/2024).
Ketua KPU NTB, Muhammad Khuwailid, menyebut kejadian pencoblosan ratusan surat suara tersebut terungkap saat rapat pemungutan suara dimulai. Dari hasil pemeriksaan awal, terdapat sebanyak 60 surat suara tercoblos untuk paslon nomor urut 3, Iqbal-Dinda, satu surat suara tercoblos untuk paslon nomor urut 1, Rohmi-Firin dan satu suara batal. “Sementara untuk Pilkada Sumbawa, ditemukan 59 surat suara tercoblos untuk paslon nomor urut 2, Jarot-Anshori,” ujar Khuwailid, Sabtu (30/11/2024).
Dia menerangkan, merujuk Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2024, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) wajib membuka kotak suara sebelum proses pemungutan dimulai. Saat logistik Pilkada dikeluarkan, sambungnya, ditemukan sejumlah surat suara yang berada di luar sampul plastik tempat penyimpanan. Saat diperiksa, sebanyak 121 surat suara sudah tercoblos.
“Berdasarkan laporan KPU Sumbawa, surat suara tersebut tercoblos untuk pasangan calon Gubernur dan paslon Bupati Sumbawa,” tegasnya.
Khuwailid menguraikan, status surat suara yang sudah tercoblos dinyatakan rusak dan tidak digunakan dalam pemungutan suara. Untuk mengganti surat suara yang rusak, KPPS mengambil surat suara cadangan dari TPS terdekat. “Ratusan surat suara itu tidak memengaruhi jalannya proses pemungutan. Semua surat suara yang tercoblos dinyatakan rusak,” jaminnya.
Lebih lanjut dikatakan, KPU berkomitmen menjaga transparansi dan kejujuran dalam proses Pilkada 2024. Peristiwa ini diharap tidak mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan Pilkada. “Kami akan menindaklanjuti insiden ini sesuai prosedur. Proses Pilkada harus berjalan adil dan transparan,” lugasnya.
Ketua Bawaslu NTB, Itratip, memastikan lembaganya sedang melakukan pendalaman bersama Bawaslu Kabupaten Sumbawa. “Kami membenarkan adanya temuan surat suara yang tercoblos di TPS 6 Desa Jurun Alas. Saat ini proses investigasi sedang berjalan,” serunya.
Insiden ini kali pertama mencuat setelah beredarnya video temuan surat suara yang tercoblos. Dalam video tersebut, tim paslon nomor urut 2 Pilgub NTB, Zulkieflimansyah-Suhaili FT (Zul-Uhel), minta Panwaslu segera menyelidiki temuan itu. rul
























