BANGLI – KPU Bangli melaksanakan pembekalan Kader Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) di delapan desa yang menjadi sasaran program di Kintamani. Desa tersebut adalah Desa Kutuh, Satra, Dause Bantang, Supaya, Pinggan, Abuan dan Batur Selatan.
”Delapan desa ini dipilih karena tingkat partisipasinya saat pemilu sangat rendah dibandingkan partisipasi pemilih secara nasional,” ungkap Komisioner KPU Bangli, I Gede Roy Suparman, Minggu (4/9/2022).
Lebih jauh disampaikan, yang menjadi sasaran program DP3 adalah meningkatkan partisipasi masyarakat saat Pemilu dan Pemilihan 2024 mendatang. Pembekalan diberikan untuk membentuk kader-kader yang dapat menggetok-tularkan informasi ke pemilih agar demokrasi berkualitas.
Untuk menjalankan program DP3, di masing-masing desa akan dipilih 25 orang dan diberi pembekalan oleh narasumber. “Narasumber ada penggiat pemilu, akademisi, pemerintah maupun dari pihak keamanan,” jelasnya.
Pembekalan Kader DP3, ulasnya, untuk mengedukasi masyarakat dalam memfilter informasi, sehingga tidak mudah termakan isu hoaks terkait kepemiluan, dan membangun kesadaran politik masyarakat agar menjadi pemilih yang berdaulat. Pembekalan dilaksanakan mulai 26 Agustus hingga 16 September mendatang.
Berdasarkan data saat Pilkada Bangli 2020 lalu, rerata partisipasi di delapan desa tersebut hanya 73,73 persen. Sementara secara nasional partisipasi pemilih mencapai 81,69 persen.
Untuk menjaga partisipasi pemilih di desa lain, Roy mendaku KPU melakukan kegiatan sosialisasi tatap muka secara berkelanjutan. Selain itu KPU akan mengaktifkan kader yang sudah ada untuk menggenjot partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024 nanti. gia
























