KPU Badung Terapkan Distansi Sosial Lantik PPS

  • Whatsapp
PARA anggota PPS wajib membersihkan tangan dengan cairan sanitasi tangan sebelum masuk ruangan pelantikan. Ini sebagai pelaksanaan protokol keamanan untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19. Foto: gus hendra
PARA anggota PPS wajib membersihkan tangan dengan cairan sanitasi tangan sebelum masuk ruangan pelantikan. Ini sebagai pelaksanaan protokol keamanan untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19. Foto: gus hendra

MANGUPURA – KPU Badung menepati janjinya untuk menjalankan protokol keamanan pencegahan penyebaran virus Covid-19 saat pelantikan PPS yang dilakukan di masing-masing kecamatan, Jumat (20/3/2020). Sebelum acara dimulai, semua peserta wajib menyanitasi tangan, dan pelantikan berlangsung dengan menerapkan distansi sosial. Khusus di Kecamatan Kuta Selatan, ruangan acara disemprot disinfektan oleh PMI Badung

“Rencananya kami juga pakai thermo scanner (ukur suhu tubuh), tapi alatnya tidak ada. Tapi membersihkan tangan dengan cairan sanitasi tangan tetap dijalankan, begitu juga distansi sosial saat pelantikan,” kata Ketua KPU Badung, Wayan Semara Cipta.

Bacaan Lainnya

Ketua PPS Desa Sulangai, Petang, I Nyoman Sumadana, menyampaikan apresiasi kepada KPU Badung yang tetap memperhatikan faktor keamanan dan kenyamanan saat pelantikan. Hal itu tak lepas dari kurang kondusifnya keadaan akibat isu Covid-19.

Hal senada disampaikan Putu Anom Sudarsana yang dipercaya sebagai Ketua PPS Kelurahan Sempidi, saat dilantik di kantor Camat Mengwi. Meski saat ini situasi menghadirkan rasa cemas, dia menegaskan tahapan pelaksanaan Pilkada Badung harus tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang ditentukan KPU RI. Sebagai warga yang kembali dipercaya sebagai penyelenggara pemilu tingkat Kelurahan Sempidi, dia berjanji, “Selalu siap mendukung setiap tahapan Pilkada Badung pada 23 September mendatang.”

Baca juga :  Tekan Penyebaran Covid-19, Desa Pemecutan Kelod Gencarkan Patroli Wilayah

Terkait pelantikan, Semara Cipta berkata berkoordinasi dengan puskesmas di setiap kecamatan untuk mengawal pelantikan. Adanya penyemprotan disinfektan di Kuta Selatan, sambungnya, karena kebetulan ada jadwal penyemprotan dari Pemkab Badung ke wilayah tersebut. “Makanya sekalian ruang pelantikan disterilisasi,” ungkap komisioner yang biasa disapa Kayun itu.

Kepada para camat, dia melayangkan apresiasi karena meminjamkan fasilitas ruangan aula untuk pelantikan PPS. Begitu dilantik, tugas PPS kali pertama adalah merekrut petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) pada April mendatang. PPDP salah satu tugas utamanya melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) dalam melahirkan data pemilih valid dan berkualitas. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.