KPK RI Laksanakan Monev MCP di Pemkot Denpasar

PENYERAHAN cenderamata di sela-sela kegiatan monev Center of Prevention (MCP) oleh KPK RI di Graha Sewaka Dharma, Pemkot Denpasar, Rabu (21/10/2020). foto: ist

DENPASAR – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia melaksanakan visitasi dan monitoring evaluasi (monev) Center of Prevention (MCP) di Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar. Dalam kegiatan ini, hadir Pimpinan KPK RI, Lili Pintauli Siregar, diterima Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Rabu (21/10/2020).

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Plh. Korwil Pencegahan KPK, Adlinsyah M. Nasution; Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Wayan Mariyana Wandhira; Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara; serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Pada monev tersebut, pihak KPK turut memonitor pelaksanaan program dan kegiatan penanganan Covid-19 di Kota Denpasar.

Bacaan Lainnya

Tim KPK mengapresiasi pencapaian nilai MCP Pemkot Denpasar tahun 2019 sebesar 85 persen, dimana pencapaian ini menurut Lili Pintauli sudah di atas rata-rata. Namun pihaknya mengajak Pemkot Denpasar untuk terus meningkatkan pencapaian sehingga ke depan semakin maksimal.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Rai Mantra menyatakan, Pemkot Denpasar terus melaksanakan perbaikan-perbaikan serta memaksimalkan pencapain MCP. Dengan demikian diharapkan perhatian khusus delapan OPD yang masuk menjadi area intervensi bisa semakin baik.

Rai Mantra menjelaskan, perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar secara kumulatif per 19 Oktober 2020 yakni kasus positif sebanyak 3.029 orang, dengan jumlah pasien sembuh mencapai 2.774 orang (91,58 persen), jumlah meninggal dunia 69 orang (2,28 persen), dan yang masih dalam perawatan sebanyak 186 orang (6,14 persen).

Segala upaya pencegahan telah dilaksanakan dan semua komponen telah bersinergi dalam menangani pandemi Covid-19 di Kota Denpasar. “Kami pun telah berkomitmen untuk secepatnya menurunkan jumlah kasus positif, menurunkan angka kematian, dan meningkatkan angka kesembuhan. Bahkan, sampai melibatkan unit terkecil yaitu level rumah tangga,” jelasnya.

Ditambahkan Rai Mantra, memang dalam beberapa area intervensi ada hal-hal yang menjadi kurang maksimal, yang secara tidak langsung disebabkan oleh adanya pandemi Covid-19, namun tetap menjadi fokus perhatian untuk diatasi bersama.

“Pemerintah Kota Denpasar dan jajaran berkomitmen untuk terus melakukan langkah dan upaya dalam rangka peningkatan persentase capaian MCP untuk menjadikan Denpasar yang semakin maju dan akuntabel serta transparan dalam pengelolaan keuangan daerah ke depan,” ungkap Rai Mantra. 026

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses