Konstruksi Perkara Eka Wiryastuti

MANTAN Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, mengenakan rompi orange dengan tangan diborgol saat memasuki gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (24/3/2022). Foto: net

JAKARTA – KPK menetapkan mantan Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti sebagai tersangka dengan tindak pidana korupsi pengurusan dana insentif daerah (DID) Kabupaten Tabanan Bali tahun 2018. Eka Wiryastuti langsung ditahan KPK di rutan Polda Metro Jaya, Kamis (24/3/2022).

Eka Wiryastuti tampak mengenakan rompi orange, khas tersangka KPK. Ia juga tampak diborgol dibawa ke ruangan konferensi pers dari ruang pemeriksaan penyidik.

Bacaan Lainnya

Berikut konstruksi perkara Eka Wiryastuti;

• Ni Made Eka Wiryastuti selaku Bupati Tabanan dua periode 2010 s/d 2015 dan periode 2016 s/d 2021 dalam melaksanakan tugasnya, Eka mengangkat I Dewa Nyoman Wiratmaja (juga tersangka) sebagai staf khusus bidang ekonomi dan pembangunan.

• Sekitar Agustus 2017, ada inisiatif Eka Wiryastuti untuk mengajukan permohonan Dana Insentif Daerah (DID) dari Pemerintah Pusat senilai Rp65 miliar.

• Untuk merealisasikan keinginannya tersebut, Eka memerintahkan Wiratmaja menyiapkan seluruh kelengkapan administrasi permohonan pengajuan dana DID dimaksud dan menemui serta berkomunikasi dengan beberapa pihak yang dapat memuluskan usulan tersebut.

• Adapun pihak yang ditemui Wiratmaja yaitu Yaya Purnomo dan Rifa Surya yang diduga memiliki kewenangan dan dapat mengawal usulan dana DID untuk Kabupaten Tabanan tahun 2018.

Baca juga :  Masyarakat Manfaatkan Layanan MPP Sewakadarma Saat Cuti Bersama

• Yaya Purnomo dan Rifa Surya kemudian diduga mengajukan syarat khusus untuk mengawal usulan dana DID kepada Wiratmaja dengan meminta sejumlah uang sebagai fee dengan sebutan “dana adat istiadat”. Permintaan ini lalu diteruskan Wiryastuti kepada Eka dan mendapat persetujuan.

• Nilai fee yang ditentukan oleh Yaya Purnomo dan Rifa Surya diduga sebesar 2,5 % dari alokasi dana DID yang nantinya akan didapat oleh Kabupaten Tabanan di Tahun Anggaran 2018.

• Selanjutnya sekitar Agustus s / d Desember 2017, diduga dilakukan penyerahan uang secara bertahap oleh Dewa Wiratmaja pada Yaya Purnomo dan Rifa Surya di salah satu hotel di Jakarta.

• Pemberian uang oleh Eka Wiryastuti melalui Wiratmaja diduga sejumlah sekitar Rp600 juta dan 55.300 dolar AS.

• Saat ini Tim Penyidik masih akan terus melakukan pendalaman dugaan adanya aliran uang pada pihak-pihak lain yang diduga juga punya andil dalam pengurusan dana DID untuk Kabupaten Tabanan Tahun Anggaran 2018. gre

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.