TABANAN – Warung milik I Gusti Made Sutama (60) di Banjar Dinas Sangging, Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, terbakar pada Selasa (12/10/2021). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun timbul kerugian material sekitar Rp200 juta.
Pagi itu sekitar pukul 07.30 Wita, saksi Ni Nyoman Sekar (45) menghidupkan kompor gas di warung, dan kemudian pergi untuk menjemput korban di Banjar Sangging. Beberapa saat kemudian, saksi I Gusti Ayu Purnama Sari (21) yang saat itu berada di kamar bersebelahan dengan warung tersebut, mendengar suara ledakan, yang seketika membuat kamar dan warung jadi gelap akibat asap hitam mengepul.
Api pun mulai berkobar. Saksi Purnama Sari kemudian bergegas menyelamatkan diri. Dalam kondisi panik, dia pun masih bisa menyelamatkan sepeda motornya yang berada di depan warung tersebut.
Beberapa saat kemudian datang korban dan saksi Sekar. Beberapa warga yang melihat kebakaran itu juga datang membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Tidak sedikit barang di dalam warung tersebut yang hangus dilalap si jago merah.
Beberapa saat kemudian datang bantuan empat unit mobil pemadam kebakaran. Para petugas pemadam pun kemudian menjalankan tugasnya, memadamkan api ke titik lokasi yang terbakar. Sekitar satu jam kemudianapi berhasil dipadamkan.
Adapun barang-barang yang terbakar adalah barang-barang dagangan. Ada juga barang-barang elektronik, pakaian, surat-surat berharga, dan uang tunai sekitar Rp50 juta, serta bangunan warung tersebut. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp200 juta.
Kapolsek Kerambitan, Kompol Bambang Gede Artha,menerangkan, kebakaran tersebut diduga karena kebocoran di tabung gas, saat kompor menyala di warung tersebut. gap
























