Seratusan Warga Terjaring Sidak Vaksin di PPN Pengambengan

  • Whatsapp
SIDAK vaksin di PPN Pengambengan, Negara, Jembrana, Senin (12/10/2021). Foto: ist
SIDAK vaksin di PPN Pengambengan, Negara, Jembrana, Senin (12/10/2021). Foto: ist

JEMBRANA – Petugas gabungan dari Koramil 1617-01/Negara, Polsek Negara, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan petugas kesehatan Kabupaten Jembrana menggelar sidak vaksin di pintu masuk Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Desa Pengambengan, Selasa (12/10/2021). Hasilnya, sebanyak 110 warga terjaring.

Dari 110 warga yang terjaring, 78 orang di antaranya kedapatan belum divaksin dosis dua hingga lewat waktu yang ditentukan. Sementara 32 orang lainnya belum divaksin sama sekali dan dalam sidak ini langsung divaksin untuk dosis pertama.

Bacaan Lainnya

Danramil 1617-01/Negara, Kapten Chb Drs. Karyanto, mengaku kesulitan dalam melaksanakan sidak vaksin di desa ini. Pasalnya, kesadaran warga akan pentingnya vaksin untuk mencegah penularan Covid-19 sangat rendah. Selain itu, banyak warga yang sengaja menghindar dan mencari jalan alternatif, bahkan sengaja tidak membawa identitas apapun untuk menghindari sidak.

“Sulit memang kita lakukan kegiatan ini di lapangan karena masyarakat tidak transparan. Upaya menghindar ada, rata-rata mereka menghindar semuanya tidak mau divaksin,” ujar Karyanto.

Lebih lanjut Danramil mengatakan, bersyukur adanya sidak vaksin ini. Menurutnya, kalau tidak dilakukan kegiatan semacam ini mungkin akan kesulitan menjangkau masyarakat nelayan yang bekerja di PPN Pengambengan.

Baca juga :  Direkomendasi Demokrat, Amerta Siap Arungi Pilkada Denpasar

Sidak vaksin ini akan terus dilakukan di Desa Pengambengan hingga sepekan ke depan. Diharapkan dengan cara ini akan mampu mempercepat capaian vaksinasi di Kabupaten Jembrana. “Sidak vaksin rutin disini kita lakukan dengan harapan semua masyarakat tervaksin,” pungkas Karyanto. man

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.