Ketua DPRD Bangli Apresiasi Gedung Sentra IKM Bambu

I Ketut Suastika. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – DPRD Bangli mengapresiasi keberadaan Sentra IKM Bambu di Banjar Kayuambua ,Desa Tiga Kecamatan Susut, Bangli. Gedung itu diharap benar-benar memberi manfaat dan nilai tambah bagi perajin bambu di Bangli, terutama untuk pemasarannya.

Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika, mengatakan, tujuan dari produk adalah agar sampai ke konsumen melalui pemasaran. Walaupun produk bagus, bila tak ditunjang pemasaran yang mumpuni, tentu tidak memberi manfaat optimal dampak optimal. Baik bagi perajin maupun perekonomian masyarakat secara umum.

Bacaan Lainnya

“Untuk itu kami minta Brida (Badan Riset Daerah) untuk mengeluarkan ide pendampingan bagaimana melakukan pemasaran,” ujar wakil rakyat dari Banjar Peninjoan, Tembuku ini.

Lebih lanjut disampaikan, konsep penawaran diharapkan berbasis digital, sehingga tembus ke luar negeri. Terkait hal ini, Suastika minta Brida dan OPD terkait, khususnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangli, berkolaborasi dalam memberi pendampingan kepada pelaku atau perajin IKM. “Bangun inovasi agar produk IKM bambu di Bangli benar-benar unggul sampai pemasarannya,” seru Suastika.

Selain itu, sambungnya, bambu Bangli yang selama ini dikenal sebagai salah satu dari produk unggulan, dan merupakan bagian dari budaya dan keseharian, kini memiliki nilai tambah tinggi. Tentu jika dikelola dengan baik dan inovatif. “Sentra ini agar tidak hanya menjadi tempat produksi saja, tetapi juga sebagai pusat pelatihan, inovasi dan pemasaran produk bambu unggulan Kabupaten Bangli,” pesannya.

Sebagaimana diketahui, kini Bangli memiliki Sentra IKM Bambu di Banjar Kayuambua, Desa Tiga, Kecamatan Susut yang diresmikan Bupati Sang Nyoman Sedana Arta didampingi Wakil Bupati I Wayan Diar, belum lama ini.

Dalam sambutannya, Sedana Arta menyampaikan pembangunan Sentra IKM Bambu ini merupakan salah satu wujud komitmen Pemkab Bangli untuk mendorong kemajuan ekonomi lokal. Caranya dengan pengembangan potensi sumber daya alam dan keterampilan masyarakat. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses