Kesembuhan Pasien Corona di Buleleng Meningkat

SENDRATARI 'Megoak-goakan' yang dipentaskan Polres Buleleng dalam rangka sosialisasi prokes pencegahan penularan Covid-19. foto: rik

BULELENG – Angka kasus penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Buleleng, mulai melandai. Sejak beberapa hari belakangan ini angka kesembuhan pasien Covid-19 meningkat, sedangkan angka kasus terkonfirmasi positif cenderung menurun. Terbaru pada Minggu (1/11/2020), tercatat 4 orang pasien positif dinyatakan sembuh.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Buleleng, Ketut Suweca, mengungkapkan, 4 orang dinyatakan sembuh tersebut yakni masing-masing satu orang berasal dari Kecamatan Buleleng, Seririt, Banjar dan Busungbiu. “Total pasien sembuh sebanyak 945 orang,” ungkap Suweca.

Bacaan Lainnya

Jumlah pasien sembuh sebanyak 945 orang itu menunjukkan tingkat persentase kesembuhan mencapai 90 persen lebih dari jumlah kumulatif kasus positif di Buleleng sebanyak 1.036 orang . Di sisi lain, tambahan kasus positif baru 2 orang dari Kecamatan Buleleng dan seorang lagi dari Kecamatan Banjar.

“Angka konfirmasi baru pada hari ini (kemarin) justru menurun dibandingkan hari sebelumnya. Perkembangan ini menunjukkan angka peningkatan terkonfirmasi Covid-19 di Buleleng mengalami penurunan,” kata Suweca.

Sementara untuk kasus meninggal pasien Covid-19 di Buleleng masih tetap berjumlah 53 orang, pasien positif masih dirawat di Buleleng sebanyak 25 orang dan dirawat diluar Buleleng ada 13 orang. Total kasus suspek terdapat 1.286 orang, dengan rincian suspek konfirmasi 545 orang, discarded 657 orang, suspek masih dipantau 34 orang, dan probable 50 orang.

“Kami tetap berharap agar seluruh masyarakat Buleleng untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan tetap memakai masker saat keluar rumah, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun di air mengalir atau handsanitizer,” pungkas Suweca.

Sebelumnya pada Jumat (30/10), Polres Buleleng juga mengajak masyarakat Buleleng untuk bersatu melawan pandemi Covid-19. Ajakan itu disampaikan melalui pagelaran sendratari ‘Megoak-goakan’ di Pantai Lovina. Dalam pertunjukan ini, Kabag Ops Polres Buleleng, Kompol AA Wiranata Kusuma memainkan peran sebagai ‘Raja Panji Sakti’ memimpin pasukan megoak-goakan.

Sebelum melakukan perjuangan, banyak permintaan pasukan kepada ‘Raja Panji Sakti’ untuk melawan dan mencegah musuh yang tidak terlihat yakni virus Corona. Pasukan meminta masker untuk menutupi hidung, mulut, dan dagu. Kemudian meminta handsanitizer untuk melindungi tangan dari serangan.

Permintaan pasukan goak diterima langsung oleh sang raja dan disarankan juga untuk memberikan masker serta handsanitizer kepada masyarakat Buleleng. Sang raja juga berpesan agar seluruh masyarakat Buleleng selalu menggunakan masker dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta selalu menjaga jarak.

Terakhir permintaan pasukan adalah sembako karena situasi Covid-19. Sang raja pun langsung membagikan sembako tidak hanya kepada pasukan goak, melainkan kepada masyarakat Buleleng yang terdampak Covid-19. Akhirnya ‘Raja Panji Sakti’ bersama pasukan goaknya berhasil mendisplinkan masyarakat untuk melaksanakan prokes dengan baik. 018

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses