BANGLI – Banyaknya warga yang menitipakan jenazah membuat ruang jenazah RSU Bangli overload atau kepenuhan, yang membuat RSU Bangli menolak penitipan jenazah. Ruangan berkapasitas 11 jenazah saat ini sudah terisi semua. “Ruangan jenazah sudah penuh,” ujar Wadir Pelayanan RSU Bangli, Ni Wayan Ari Susanti, Rabu (11/8/2021).
Kata dia, belakangan ini banyak warga menitipkan janazah keluarga dengan berbagai alasan. Misalnya menunggu hari baik dan ketentuan di desa adatnya. “Kalau ada warga yang ingin menitipkan jenazah, maka bisa berhubungan dengan rumah sakit lain seperti Gianyar dan Klungkung,” ucapnya.
Disinggung penyebab kematian jenazah yang dititipkan, dia menyebut ada yang karena terpapar Covi 19, ada juga karena penyebab lain. Jenazah yang meninggal karena Covid-19 atau sebab lain ditempatkan dalam satu ruangan. Hanya, warga yang meninggal karena Covid-19 langusng dimasukkan ke dalam peti. “Bagi yang meninggal karena Covid-19, kami minta dalam 2×24 jam sudah dikubur atau dikremasi,” tegasnya.
Sejauh ini pihaknya belum merencanakan pembangunan ruang jenazah, meski RSU Bangli memang ada perencanaan pembangunan. “Kami belum ada rencana melakukan perluasan kamar jenazah,” ucapnya menandaskan. gia
























