Kepala Sekolah Tentukan Kualitas dan Mutu Pendidikan

  • Whatsapp
REKTOR Made Suarta saat memberi arahan dalam diklat penguatan kasek yang dilakukan secara daring dari Auditorium Redha Gunawan, Senin (16/11/2020). Foto: alt.
REKTOR Made Suarta saat memberi arahan dalam diklat penguatan kasek yang dilakukan secara daring dari Auditorium Redha Gunawan, Senin (16/11/2020). Foto: alt.

DENPASAR – Kepala sekolah (kasek) memiliki peran yang sangat vital dalam menentukan kualitas dan mutu pendidikan di tiap satuan pendidikan. Untuk itu, wawasan kasek harus tetap ditingkatkan, terutama terkait persoalan manajerial. Penyamarataan wawasan kasek merata, akan berpengaruh pada pemerataan kualitas pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI), Dr. I Made Suarta, SH., M.Hum., usai membuka Pendidikan dan Latihan (Diklat) Penguatan Kepala Sekolah yang diikuti ratusan Kasek TK/PAUD dan SD se-Kabupaten Klungkung dan Bangli, secara virtual di Auditorium Redha Gunawan, kampus UPMI , Senin (16/11/2020).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Universitas PGRI Mahadewa sewaktu berstatus IKIP PGRI Bali, ditunjuk sebagai pelaksana Lembaga Penyelenggara Diklat (LPD) untuk seluruh kasek di Bali dan luar Bali, bersama Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja. “Jadi kami satu-satunya perguruan tinggi swasta yang ditunjuk. Kami sudah mendiklat ratusan kasek dari semua jenjang, baik di Bali dan kawasan timur,” jelas Suarta.

Dari pengalamannya sebagai mentor, Suarta yang juga seniman arja ini berpendapat, kualitas kasek di Bali sudah baik jika dilihat dari hasil diklat. Hanya perlu ditambah langkah-langkah inovatif dalam memimpin, terutama memanfaatkan teknologi di era revolusi industri 4.0 ini.

Baca juga :  Korban Tenggelam di Sungai Batu Penyu Ditemukan Meninggal

Suarta menambahkan, saat memberikan diklat, ia senantiasa menyelipkan motivasi untuk merangsang wawasan para kasek. “Saya selalu katakan, kita punya modal dan waktu yang sama. Modal kita dua tangan, dua kaki, dua mata dan yang lain sama. Kita juga punya waktu sama, 24 jam. Sekarang bergantung bagaimana kita mengelola modal dan waktu itu,” tegasnya.

Sementara Ketua YPLP IKIP PGRI Bali, Drs. IGB Arthanegara, menyambut dan mengapresiasi kegiatan ini. Tujuan dari kegiatan ini untuk menguatkan peran kasek dalam mendidik dan menciptakan generasi penerus. ”Tentu kami dari pihak Yayasan sangat mendukung kegiatan ini,” cetusnya memungkasi. 019

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.