POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Kemendikdasmen meluncurkan Gerakan Numerasi Nasional (GNN), termasuk meresmikan Taman Numerasi di 16 provinsi, 156 sekolah dan 13 desa pada Selasa (19/8/2025). Salah satunya adalah Taman Sisya Widya Numerasi SMP Sapta Andika Denpasar.
“Kehadiran taman numerasi ini menjadi simbol komitmen sekolah dalam menumbuhkan budaya numerasi yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi murid,” kata Kepala SMP Sapta Andika, I Gede Eka Nuryada.
Ia menerangkan, rangkaian kegiatan diawali dengan ajakan kepada murid untuk membangun growth mindset atau pola pikir berkembang, sebagai fondasi penting dalam menghadapi tantangan belajar. Dilanjutkan dengan Bincang Numerasi, para siswa diajak memahami penerapan numerasi dalam kehidupan sehari-hari melalui edukasi pengukuran berat badan ideal, pemeriksaan tensi, hingga pengenalan Tabungan Planner sebagai sarana merencanakan keuangan sejak dini.
“Selain itu, kegiatan juga diperkaya dengan praktik 7 Kebiasaan Baik Anak Indonesia Hebat, yang bertujuan membentuk karakter disiplin, sehat, dan bertanggung jawab,” ujar Eka Nuryada.
Tidak hanya itu, suasana keceriaan tampak ketika murid mengikuti aktivitas numerasi berbasis permainan, seperti ular tangga, monopoli, catur, hingga dengklek. Aktivitas ini dirancang agar murid tidak sekadar belajar berhitung dan berpikir logis, tetapi juga mengasah keterampilan kolaborasi dan strategi melalui permainan tradisional maupun modern.
SMP Sapta Andika Denpasar melalui kegiatan ini berharap murid dapat melihat numerasi sebagai bagian yang dekat dengan kehidupan, bukan sekadar angka atau rumus yang rumit. Sekolah juga ingin murid merasakan bahwa belajar numerasi bisa menyenangkan, membentuk karakter, sekaligus bermanfaat untuk masa depan mereka.
“Dengan diresmikannya Taman Sisya Widya Numerasi, SMP Sapta Andika berharap gerakan ini dapat menjadi inspirasi semua pihak untuk terus mengembangkan inovasi numerasi yang berdampak positif bagi generasi muda Indonesia,” pungkas Eka Nuryada. tra
























