Kembangkan Sektor Lain yang “Inline” Pariwisata

  • Whatsapp
ANGGOTA DPR RI, Ketut Kariyasa Adnyana, usai meresmikan BLK Komunitas di Desa Pangkung Paruk, Buleleng. Foto: rik
ANGGOTA DPR RI, Ketut Kariyasa Adnyana, usai meresmikan BLK Komunitas di Desa Pangkung Paruk, Buleleng. Foto: rik

BULELENG – Bali hidup dari sektor pariwisata. Adanya pandemi Corona membuat Bali lumpuh di semua sektor usaha. Kondisi ini menjadi perhatian serius Anggota Komisi IX DPR RI, Ketut Kariyasa Adnyana.

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini meminta masyarakat di Bali untuk tidak fokus pada pekerjaan sektor pariwisata. Sebab, masih ada pekerjaan di sektor lainnya yang memungkinkan dilakukan di tengah pandemi ini.

Bacaan Lainnya

‘’Masyarakat sudah memahami jika pariwisata sudah cukup lama seperti ini. Jadi kita semua harus mulai ada solusi pekerjaan lain, baik itu di sektor kerajinan maupun sektor usaha lainnya,’’ kata Kariyasa Adnyana, Jumat (19/2/2021) siang.

Ia meminta agar masyarakat di Bali, dan Buleleng pada khususnya mulai berpikir dampak yang harus dilakukan di tengah situasi seperti sekarang ini. ‘’Kami di DPR RI sudah bicarakan hal ini. Bali sekarang ini kami ‘keroyok’ (bantuan), karena dampaknya cukup parah sampai perekonomian minus 12,3 persen,’’ ungkap Kariyasa Adnyana.

Salah satu contoh, kata dia, Komisi IX DPR RI bersama Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI bekerjasama telah membangun beberapa Balai Latihan Kerja (BLK) di Buleleng. Terbaru, BLK Komunitas Sami Rahayu di Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt, Buleleng.

Baca juga :  Dipicu Masalah Sewa Motor, Tusuk Teman Hingga Terkapar

BLK yang baru diresmikan pada Jumat (19/2/2021), sebagai wadah bagi masyarakat terutama generasi muda untuk mengasah keterampilan di bidang desain komunikasi visual atau IT. Keterampilan ini diharap ke depan bisa menciptakan peluang kerja.

‘’Demografi penduduk di Bali ini sangat menguntungkan, jadi harus membuat pelatihan. Ketika Covid ini berlalu, tentu mereka sudah siap bekerja di berbagai sektor yang ada. Ini peluang yang besar,’’ ujar politisi PDI Perjuangan asal Busungbiu ini.

Pada tahun ini, sambung Kariyasa Adnyana, telah diusulkan ke Kemenaker RI untuk membangun dua unit Balai Besar Latihan Kerja (B2LK) untuk di wilayah Bali utara dan Bali selatan. ‘’Ini nantinya akan bisa menciptakan SDM berkualitas dan membuka lapangan kerja karena akan memerlukan banyak pengajar,’’ pungkas Kariyasa Adnyana. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.