Kembangkan DTW Budaya, Pemkab Klungkung Pelajari Wisata Teater Prambanan

PENJABAT Bupati Jendrika saat mengunjungi Unit Teater dan Pentas Sendratari Ramayana Prambanan. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, KLUNGKUNG – Pemkab Klungkung berupaya mengembangkan seni dan budaya lokal untuk dijadikan destinasi wisata. Untuk tujuan itu, Penjabat (Pj) Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika; bersama Kepala Dinas Kebudayaan Klungkung, I Ketut Suadnyana; dan Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, Ni Made Sulistyawati, mengunjungi Unit Teater dan Pentas Sendratari Ramayana Prambanan di Gedung Trimurti Teater, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/6/2024) malam.

Dalam kesempatan itu, Jendrika mengatakan Kabupaten Klungkung memiliki budaya dan tradisi yang berkembang. Kekayaan itu patut dijaga bersama, termasuk persoalan regenerasi penari, penabuh gamelan, dan beragam pendukung budaya tersebut.

Bacaan Lainnya

Kunjungan ke Unit Teater dan Pentas Ramayana Prambanan dinilai akan memberi dampak, masukan dan gagasan untuk mengembangkan Daya Tarik Wisata (DTW) di Kabupaten Klungkung. “Terutama mengenai pola pementasan untuk para tamu yang datang berkunjung ke Kota Klungkung,” tegasnya usai menonton pentas Ramayana Prambanan.

General Manager di Unit Teater dan Pentas Ramayana Prambanan, Esti Wahyujati, menjelaskan, Sendratari Ramayana Prambanan merupakan salah satu potensi yang menarik ditampilkan sebagai daya tarik wisata tari-tarian Ramayana, dengan latar belakang langsung Candi Prambanan. Tarian Ramayana ditarikan dan diakomodir penari profesional yang berpengalaman sering keliling dunia.

Baca juga :  PLN UIP Nusra Tuntaskan Sosialisasi FPIC PLTP Ulumbu 5-6 di Poco Leok

Tidak hanya Tari Ramayana, ada pula seni drama tari Legenda Roro Jonggrang, Tarian Sinta Obong. ”Kami melakukan kerja sama dengan berbagai pihak. Tidak saja sanggar-sanggar tari, tapi juga pemandu wisata dan pihak lain untuk mengembangkan pengelolaan daya tarik pentas Ramayana Prambanan,” terangnya di hadapan Jendrika. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.