POSMERDEKA.COM, JEMBRANA – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalur Tengkorak, Denpasar-Gilimanuk tepatnya Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Kamis (27/4/2023). Dalam kecelakaan tersebut, salah satu bus yang terlibat terjun bebas ke kebun milik warga setempat. Dalam kecelakaan tersebut, tercatat sebanyak 11 orang korban mengalami luka-luka.
Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua bus AKAP dan satu sepeda motor terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. Kecelakaan melibatkan Bus Bagong nopol N 7075 UI yang dikemudikan Heri Rudiandsyah (33), asal Malang, Jawa Timur dengan Bus MTrans nopol DK 7061 OD yang dikemudikan Totok Budiono (53), asal Sidoarjo, Jawa Timur serta sepeda motor Honda Vario nopol DK 6824 ADK yang dikendarai oleh Mohammad Rosi (30), asal Jember, Jawa Timur.
Kecelakan tersebut terjadi berawal dari ketiga kendaraan itu melaju beriringan dari arah barat (Gilimanuk) menuju Denpasar. Saat memasuki TKP dengan kondisi jalan turunan lurus mendekati tanjakan, cuaca cerah malam hari tanpa lampu penerangan jalan, dan situasi arus lalu lintas sedang, motor Vario yang melaju paling depan sempat memelankan laju kendaraan karena ada iringan truk di depannya.
Nahas, saat memelankan laju kendaraanya, dari arah belakang melaju Bus MTrans yang menabrak pantat motor Vario hingga membuat pengendara bersama penumpang yang dibonceng terjatuh di jalan. Saat bersamaan, Bus MTrans sempat melambat dan berusaha menghindar ke kanan, namun ditabrak Bus Bagong yang melaju paling belakang. Sehingga tabrakan keras tidak terhindarkan hingga membuat Bus MTrans terdorong kekanan hingga terjun bebas kekebun warga sedalam sekitar 8 meter.
Adapun korban luka-luka tersebut diantaranya, pengendara sepeda motor vario yakni Rosi, mengalami patah tangan kiri, sedangkan yang dibonceng bernama Hamidah, mengalami luka lecet pada pelipis kanan dan tangan kanan, serta mengeluhkan nyeri pada perut.
Kemudian penumpang Bus Bagong ada 2 orang korban, yakni sopir Heri Rudiansyah dan seorang penumpang yakni Adelina Ayu Andayani. Untuk Bus MTrans ada 7 orang korban di antaranya sopir Totok Budiono dan 6 orang penumpang yakni Dwi Bagus Erlambang, Selamat Suranto, Nanik Marmiati, M. Arif Eka Putra, Heni Wijayanto, serta Sulayndra Yoga Raharjo.
Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Ni Putu Meipin Ekayanti, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Tidak ada korban jiwa, namun ada 11 orang korban yang dilaporkan mengalami luka-luka dan sudah dilarikan ke Puskesmas Melaya. “Semua korban sudah mendapat penanganan medis. Anggota sudah turun melakukan olah TKP. Termasuk mencatat saksi-saksi dan evakuasi terhadap kedua bus serta motor yang terlibat untuk diamankan sebagai barang bukti,” katanya.
Dia melanjutkan, dari kecelakaan tersebut, ketiga kendaraan yang terlibat mengalami jumlah kerusakan. “Kasusnya masih kami dalami. Masih dalam proses pemeriksaan,” pungkas AKP Ni Putu Meipin Ekayanti. man
























