Kasus Covid-19 di Denpasar Menurun, Sekda Alit Wiradana: Prokes Tidak Boleh Kendor

  • Whatsapp
SEKDA Kota Denpasar IB. Alit Wiradana (tengah) saat memimpin rapat evaluasi Satgas Covid-19 Kota Denpasar bersama seluruh Camat, Perbekel dan Lurah se-Kota Denpasar yang digelar secara daring dan luring di Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (12/10/2021). foto: ist

DENPASAR – Secara nasional, kasus covid-19 dalam sebulan terakhir ini menunjukkan trend menurun, termasuk juga di Kota Denpasar. Walau demikian, penerapan disiplin protokol kesehatan (prokes) di masyarakat tidak boleh kendor atau lengah.

Hal ini diungkapkan Sekda Kota Denpasar IB. Alit Wiradana saat memimpin rapat evaluasi Satgas Covid-19 Kota Denpasar bersama seluruh Camat, Perbekel dan Lurah se-Kota Denpasar yang digelar secara daring dan luring di Kantor Wali Kota, Selasa (12/10/2021). Rapat evaluasi sekaligus untuk mengingatkan seluruh Satgas agar tetap semangat mengawasi penerapan prokes di masyarakat dan menjaga tren penurunan kasus bisa terus berlanjut.

Bacaan Lainnya

Selain Sekda Alit Wiradana, rapat evaluasi secara langsung juga dihadiri Asisten I Made Toya, Asisten II AA. gde Risnawan, Kadis Pariwisata, M.A Dezire Mulyani, Kaban Litbang, Putu Naning Djayaningsih, Kadis Kesehatan Luh Putu Sri Armini, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dewa Gede Rai dan PLT. Kabag Hukum Komang Sri Lestari serta seluruh Camat, Perbekel/Lurah di Denpasar melalui virtual.

Alit Wiradana menegaskan, penurunan jumlah kasus ini bukan berarti kasus covid-19 sudah hilang. Menurutnya, peningkatan kunjungan wisatawan domestik ke Denpasar dan rencana pembukaan wisatawan asing, harus diantisipasi guna mencegah terjadinya peningkatan kasus.

Baca juga :  Update Covid-19 di Denpasar: Sembuh 5, Positif 19 dan Meninggal Bertambah 1 Orang

“Tren penurunan kasus Covid-19 di Denpasar harus kita jaga. Seluruh OPD, Perbekel/Lurah yang tergabung dalam satgas Covid-19 jangan lengah, jika tak ingin corona kembali melonjak seperti bulan Juni-Agustus lalu,” harap Alit Wiradana.

Sementara itu, Kaban Litbang Naning Djayaningsih menyampaikan, kondisi risiko di Kota Denpasar mengalami penurunan. Hal ini ditandai dengan tidak ada lagi wilayah zona merah di Kota Denpasar. Selain itu, tren jumlah kasus aktif menurun 34% dalam seminggu (3-10 oktober 2021).

“Untuk menjaga tren penurunan kasus Covid-19 telah dilakukan beberapa hal seperti, meningkatkan kapasitas testing, vaksinasi, dan optimalisasi isoter,” ujarnya.

Terkait rencana pembukaan kunjungan wisatawan asing, Kadis Pariwisata M.A Dezire Mulyani menambahkan bahwa penurunan kasus covid-19 dapat menjadi momentum pemulihan ekonomi. Hal ini terbukti dari meningkatnya kunjungan wisatawan domestik. Adanya kebijakan untuk mengakomodasi kunjungan wisatawan asing juga harus dipersiapkan dengan baik.

“Penerimaan wisatawaan asing telah dibuatkan panduan penanganan. Adapun yang diatur mulai dari syarat-syarat kunjungan wisatawan asing, SOP bandar udara, SOP hotel penginapan sementara atau tempat karantina, SOP destinasi wisata, dan SOP pelayanan isolasi bagi wisatawan di rumah sakit. Jadi semua hal terkait kedatangan wisatawan asing yang akan ke Kota Denpasar sudah dipersiapkan termasuk penunjukan Hotel yang dijadikan lokasi Karantina,” ujar Dezire Mulyani. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.