MANGUPURA – Pemilu 2024 seperti menghadirkan gairah berbeda bagi warga Badung untuk turut berpartisipasi dalam badan adhoc penyelenggara Pemilu. Untuk kali pertama, KPU Badung tidak perlu sampai melakukan perpanjangan pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
“Untuk Pemilu 2024 ini responsnya bagus sekali, kami tidak perlu sampai melakukan perpanjangan pendaftaran seperti sebelum-sebelumnya,” kata Ketua KPU Badung, I Wayan Semara Cipta, saat mengawasi proses tes tulis dengan computer assisted test (CAT) untuk pelamar PPK di SMAN 1 Mengwi, Selasa (6/12/2022).
Dia menguraikan, dari enam kecamatan yang ada di Badung, jumlah peserta tes CAT sebanyak 138 orang. Hanya, ada 10 peserta yang sebelumnya lulus administrasi tidak hadir untuk tes CAT. Tidak ada penjelasan kenapa mereka sampai tidak hadir, dan dari kecamatan mana saja peserta yang otomatis gugur tersebut.
Meski ada yang tidak ikut tes, dia mengaku tidak masalah. Sebab, syarat kuota minimal 10 orang per kecamatan sudah terpenuhi. KPU akan memilih 15 orang dengan nilai teratas yang dinyatakan lulus dari setiap kecamatan untuk mengikuti tes wawancara.
“Setelah itu akan dipilih dan ditetapkan 10 besar, dengan rincian lima calon PPK peringkat teratas dan lima calon PPK peringkat selanjutnya sebagai calon pengganti untuk dibawa ke KPU Provinsi, kemudian dilanjutkan ke KPU RI,” terang Kayun, sapaan karibnya.
Anggota KPU Badung, Nesia Gandi, menambahkan, animo pelamar PPK untuk di wilayah Kecamatan Petang, Kuta dan Kuta Selatan relatif belum banyak berubah dari sebelumnya. “Kalau di Kecamatan Abiansemal, Mengwi dan Kuta Utara itu paling banyak pesertanya. Intinya jauh melebihi kuota yang ditentukan,” cetusnya.
Berdasarkan pantauan, proses tes CAT di SMAN 1 Mengwi mendapat supervisi dari anggota KPU Bali, I Gede John Darmawan. Turut hadir Panwaslu Kecamatan Mengwi mengawasi tes yang dilangsungkan di dalam beberapa kelas terpisah.
Sebelum tes dimulai, staf Sekretariat KPU Badung membacakan tata cara dan aturan tes. Peserta diberi waktu 90 menit untuk menjawab 75 soal. Materi tes CAT berisi tiga tema, yakni kompetensi dasar, pengetahuan kepemiluan, dan pengetahuan kebangsaan.
Di tempat berbeda, KPU Denpasar juga menjalankan tes CAT untuk pendaftar calon PPK. Ratusan pelamar dari empat kecamatan yang ada di Denpasar mengikuti tes CAT di Kampus ITB Stikom Bali di Jalan Raya Puputan 86. Proses tes dimonitoring anggota KPU Bali Divisi Teknis Penyelenggaraan, Luh Putu Sri Widyastini.
Dalam pelaksanaan tes, peserta dibagi dalam lima ruangan dengan melibatkan pengawas dari Sekretariat KPU Kota Denpasar.
Ketua KPU Denpasar, I Wayan Arsajaya, berujar total ada 113 orang mendaftar sebagai calon PPK. Namun, yang lulus administrasi dan mengikuti tes CAT hanya 90 orang.
Dia menambahkan, dari rentang usia 17 s.d. 25 tahun ada 64 pelamar, 26 s.d. 35 tahun ada 23 orang, 36 s.d. 50 tahun ada 18 orang, dan usia di atas 50 tahun sebanyak 8 orang. “Untuk yang usia di atas 50 tahun semuanya lulus seleksi administrasi, sedangkan yang rentang usia 17 sampai 25 tahun hanya 46 orang yang lulus,” ungkapnya. hen
























