Kabar Baik, Kini RSUD Wangaya hanya Rawat 2 Pasien Positif Covid-19

  • Whatsapp
WALI Kota Denpasar, IGN. Jaya Negara saat meninjau RSUD Wangaya, terkait penambahan ruang perawatan untuk menampung pasien khusus covid, Kamis (22/7/2021). foto: dok

DENPASAR – Makin melandainya tambahan kasus baru, berdampak pada semakin berkurangnya pasien covid-19 yang dirawat di sejumlah rumah sakit. Bahkan, kini RSUD Wangaya Denpasar, per Selasa (2/11/2021), hanya merawat dua pasien yang terkonfirmasi positif.

Kondisi tersebut dibenarkan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. Dia menjelaskan, BOR Covid-19 di RSUD Wangaya kini hanya 4,54 persen. “Penurunan BOR ini seiring dengan menurunnya kasus terkonfirmasi positif di Kota Denpasar,” imbuhnya.

Bacaan Lainnya

Terkait dengan menurunnya kasus aktif dan BOR di RSUD Wangaya tersebut, secara perlahan ruang isolasi akan dikembalikan sebagai ruang perawatan pasien umum atau non covid. Hal ini dikarenakan untuk perawatan pasien umum juga memerlukan ruang perawatan.

“Karena kasus menurun, ruang isolasi secara perlahan dikembalikan untuk perawatan non Covid,” ujar Dewa Rai, seraya menambahkan, apabila kasus kembali meningkat, maka ruangan tersebut akan dikembalikan sebagai tempat isolasi sesuai kebutuhan. 

Dewa Rai juga merinci, jumlah ruang isolasi yang tersedia di RSUD Wangaya sebanyak 75 bed. Namun yang terisi dalam sehari rata-rata 10 bed bahkan kurang. Meski demikian, Ruang Merak masih digunakan sebagai ruang isolasi covid maupun penyakit menular.

Baca juga :  Banjar Adat Padangsumbu Klod Bagikan Sembako

“Jadi isolasinya kami pusatkan di Ruang Merak sekarang ini, karena memang di sana fungsinya tempat isolasi termasuk untuk penyakit menular lainnya,” terangnya.  

Diakuinya, saat kasus terkonfirmasi positif mengalami peningkatan, pihaknya melakukan konversi beberapa ruang perawatan pasien non covid menjadi tempat isolasi. Awalnya hanya ada 12 bed, meningkat menjadi 41 bed hingga terakhir sempat mencapai 110 bed.

”Sebelumnya beberapa bed juga sudah dikembalikan lagi menjadi ruang perawatan non covid. Awalnya 110 bed, sekarang masih 75 bed. Nah sekarang kembali secara bertahap dikembalikan,” pungkas Dewa Rai. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.