POSMERDEKA.COM, BANGLI – Polres Bangli menyikapi informasi yang berkembang di media sosial maupun sejumlah media daring, soal ada bekas galian dua makam di wilayah Kecamatan Susut. Polres Bangli menegaskan hingga saat ini belum ditemukan bukti yang mengarah pada hilangnya jenazah, atau benda berharga dari lokasi makam yang dimaksud.
Polres Bangli menerima pengaduan dari masyarakat terkait dugaan tersebut, dan segera menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan menyeluruh di lapangan. Dalam proses penyelidikan, Polres Bangli berkoordinasi dengan aparat desa adat dan tokoh masyarakat setempat. Tujuannya memastikan kebenaran informasi yang beredar, menjaga ketertiban, dan kekhusyukan di wilayah tersebut.
Kasatreskrim Polres Bangli, AKP I Gusti Ngurah Jaya Winangun, menyatakan seluruh proses masih dalam tahap penyelidikan. Dia bilang tengah menangani aduan ini dengan dukungan penuh perangkat desa adat. “Kami minta masyarakat untuk menahan diri, dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya,” pintanya, Kamis (22/5/2025).
Winangun menguraikan, proses penyelidikan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, dan tetap menghormati nilai-nilai adat serta budaya masyarakat setempat.
Dia mendaku memahami isu ini sangat sensitif, dan menyangkut perasaan banyak pihak. “Karena itu, segala tindakan kami lakukan secara hati-hati dan profesional, demi menjaga rasa hormat terhadap adat istiadat serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” tambahnya.
Sekali lagi, dia mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang, dan tidak mudah terprovokasi oleh kabar-kabar yang belum dapat dipertanggungjawabkan. Bila masyarakat memiliki informasi yang valid dan relevan, dia berharap dapat menyampaikan langsung kepada pihak berwajib, agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku. gia
























