Investor Mekaki Akan Membangun Tahun Ini

  • Whatsapp
BUPATI Lobar, H. Fauzan Khalid, saat berdiri dengan latar belakang kawasan pantai Mekaki Desa Pelangan Sekotong. foto: ist

Setelah sekian lama, pembangunan di wilayah Teluk Mekaki Kecamatan Sekotong oleh investor akan dimulai tahun ini.

Bupati Lombok Barat (Lobar), H Fauzan Khalid, mengatakan bahwa investor Wings Group dipastikan serius dalam membangun kawasan Mekaki. “DALAM waktu dekat ini, di tempat ini (Mekaki) Wings Group akan segera membangun di kawasan ini,” kata Bupati saat ditemui di puncak Mekaki, kemarin.

Bacaan Lainnya

Secara rinci, Kepala Dinas Penanam Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMP2TSP) Lobar, Ahmad Subandi menjelaskan saat ini pihak investor sudah resmi mendapatkan hak pengelolaan kawasan Mekaki.

Setelah dilakukan peralihan perpindahan hak pengelolaan dari investor lama ke investor yang baru yakni Wings Group. “Pemindahan hak pengelolaan sudah selesai dilakukan dari investor lama ke investor baru, ” jelasnya.

Bahkan Pemkab Lobar sudah menerbitkan Izin Pengelolaan Pemanfaatan Tanah (IPPT). Selanjutnya untuk mendapatkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) masih menunggu adanya dokumen Amdal. “Untuk IMB harus menunggu ada Amdal dulu, ” tegasnya.

Namun sebelum melakukan aktivitas pembangunan, investor juga harus melakukan ekspose konsep penataan kawasan Mekaki yang akan mereka bangun. Informasinya saat ini pihak investor masih melakukan penyusunan gambar atas konsep pembangunan Mekaki. “Saat ini investor sedang susun gambar, setelah selesai nanti akan dilakukan ekspose,” jelasnya.

Baca juga :  Sebanyak 128.568 Warga Denpasar sudah Terima Vaksin Covid-19

Setelah itu baru nantinya akan diproses penerbitan izin. Bahkan pihak investor rencananya dalam membangun kawasan Mekaki akan membagi menjadi 12 slot lokasi pembangunan. Tahap pertama investor akan membangun hotel. “Yang pasti tahun ini akan mulai membangun, tahap pertama yang akan dibangun hotel,” tegasnya.

Kawasan hotel ada di slot kelima, total kawasan lahan yang akan dikelola sekitar 158 hektare. Untuk pembangunan hotel sekitar 13 hektare lebih. “Lokasi hotel berada di bekas lokasi groundbreaking pembangunan yang sudah tiga kali dilakukan namun gagal,” jelasnya.

Tidak hanya hotel, di kawasan ini juga akan dibangun taman satwa, kompleks perumahan dan bangunan penunjang lainnya disesuaikan dengan kebutuhan di lokasi untuk menunjang pengembangan pariwisata di kawasan Sekotong Kabupaten Lombok Barat. “Pembangunan fasilitas lainnya disesuaikan dengan kebutuhan,” imbuhnya. ade

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.