KARANGASEM – Menjelang Hari Raya Idul Adha, sejumlah harga bumbu mengalami peningkatan harga, salah satunya bawah merah. Komoditas ini melonjak signifikan, yang dari semula harganya di bawah Rp50 ribuan, kini mencapai Rp60 ribu per kilonya.
Pedagang bumbu di Pasar Amlapura, Ni Wayan Sari, Kamis (7/7/2022) mengatakan, kenaikan harga bawang merah terjadi hampir seminggu lalu. Awalnya harga sempat di kisaran Rp30 ribu per kilo, tapi saat ini mencapai Rp60 ribu per kilo.
“Mungkin saja faktor meningkatnya tingkat konsumen pembeli, atau memang kondisi putaran harga, sehingga kondisi harga bawang merah lokal ini mencapai 60 ribuan,” katanya.
Lebih lanjut diutarakan, bawang lain harganya di bawah Rp50 ribu. Sebab, bawang merah luar yang bentuknya lebih besar dinilai memiliki rasa kurang sempurna dibandingkan bawang lokal. Hanya, pangsa pasarannya hampir sama dengan bawang lokal.
Pedagang bumbu lainnya, Ni Ketut Tradi, menambahkan, untuk kondisi harga bumbu menjelang Idul Adha ini dalam kondisi mahal. Cabai yang kondisi harganya masih tetap di kisaran Rp80 ribu per kilo. “Untuk harga bumbu memang bawang dan cabai harganya masih tinggi,” jelasnya.
Khusus kondisi harga daging, sementara ini masih dalam kondisi stabil. Kendati virus PMK merebak di kawasan Karangasem, sejauh ini konsumsi daging, terutama sapi, masih nampak normal saja. nad
























