POSMERDEKA.COM, MATARAM – DPRD NTB baru menerima delapan nama calon Penjabat (Pj) Gubernur NTB sesuai aspirasi publik. Aspirasi muncul dari berbagai perwakilan dan kelompok organisasi kemasyarakatan (ormas). Nama-nama itu akan dibahas secara intensif oleh DPRD dalam waktu dekat.
“Sampai hari ini (kemarin) baru masuk delapan nama (usulan), baik internal atau ekseternal,” ujar Wakil Ketua DPRD NTB, Naufar Furqani Farinduan, ditemui di kantornya, Kamis (6/7/2023).
Politisi Partai Gerindra menjelaskan, usulan internal yang dimaksud adalah figur-figur yang merupakan putra asli NTB. Mereka saat ini ada berkarir di daerah maupun di luar daerah. Sementara yang eksternal adalah sosok dari luar daerah, yang secara administratif memenuhi syarat sebagai Pj. Gubernur.
Farin mengungkap sejumlah nama yang masuk ke meja DPRD NTB, di antaranya Sekda NTB, Lalu Gita Ariyadi; Sekjen DPD RI, Lalu Niqman Zahir; Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gunawan Suswantoro; hingga Rektor UIN Mataram, Prof. Masnun Thahir.
Dia menegaskan, semua usulan ini harapannya bisa masuk melalui DPRD. Pun menyebut DPRD sepakat akan serap semuanya, setelah itu menunggu acuan Mendagri apakah layak atau tidak layak. “Baru kami diskusikan, kami serap menjadi tiga nama, kemudian kami kirim ke pusat,” bebernya.
Hingga saat ini, sambungnya, DPRD NTB belum menerima regulasi teknis dari Kemendagri menyangkut mekanisme dan tata cara pengusulan Pj. Gubernur. Dari informasi yang diserap, kemungkinan besar aturan teknis penunjukan Pj. Gubernur bakal disampaikan Kemendagri pada pertengahan Juli ini.
Mengenai sosok ideal, Farin menggarisbawahi Pj. Gubernur NTB nantinya mesti lepas dari semua kepentingan politik. “Selain dia punya kapasitas kemampuan administrasi yang andal, juga harus bebas dari tekanan dan intervensi politik. Karena kita tahu, penjabat ini akan mengawal tahun politik, harus benar-benar bersih dari intervensi politik,” lugasnya menandaskan. rul
























