Hadiri Pelantikan Askab PSSI Badung, Wabup Suiasa : Medali Emas Sepakbola Mahkota Setiap Ajang Multi Event

KETUA Umum Asprov PSSI Bali Ketut Suardana (kiri) saat melantik jajaran pengurus Askab PSSI Badung periode 2024-2028. foto: ist

POSMERDEKA.COM, MANGUPURA – Seiring kegagalan meraih medali emas sepakbola yang merupakan cabor paling bergengsi pada Pekan olahraga Provinsi (Porprov) Bali XV/2022, kini Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Badung berganti nahkoda.

Nama yang tak asing lagi yakni Wayan Sugita Putra (WSP), kini menjadi nahkoda (ketua umum) baru Askab PSSI Badung untuk empat tahun ke depan (masa bhakti 2024-2028), menggantikan ketua sebelumnya Nyoman Graha Wicaksana. WSP sebelumnya menjabat ketua harian dalam kepengurusan periode sebelumnya, dan sering terlibat dalam tim sepakbola Badung sebagai manajer tim.

Bacaan Lainnya

Kepengurusan Askab PSSI Badung periode 2024-2028 bahkan sudah dilantik Ketua Umum Asprov PSSI Bali, Ketut Suardana bertempat di ruang rapat Gedung DPRD Badung, Sabtu (1/6/2024). WSP didampingi sejumlah pengurus inti seperti Putu Dendy (wakil ketua), Gede Eka Suryawan (sekretaris umum), Nyoman Suardana (bendahara umum) serta pengurus di bidang lainnya.

Acara pengukuhan dan pelantikan itu dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Badung Ketut Suiasa, Pimpinan DPRD Badung, Kadisdikpora Badung, Ketua Umum KONI Badung Made Nariana, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wabup Suiasa mengatakan medali emas sepakbola, merupakan mahkota dalam setiap kejuaraan multi even seperti Pekan Olahraga Provinisi (Porprov) Bali. Jika sepakbola tidak juara atau gagal meraih medali emas, sekalipun Badung menjadi juara umum, rasanya seperti ada yang kurang memuaskan.

Di mata Suiasa, sepakbola itu unik. Banyak penggemar, biaya pengelolaan tinggi, tapi kalau menjadi juara, emasnya hanya satu. Namun yang satu itu sangat penting seperti sebuah mahkota dari sejumlah permata emas yang diperoleh. “Jika mahkota itu tidak ada, sekalipun banyak mendapat medali emas dalam kejuaraan olahraga, seperti kurang lengkap,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Suiasa sangat berharap tim sepakbola Badung sesuai target yang ditetapkan Ketua Umum Askab PSSI Badung yang baru, harus menjadi juara pada multi event Porprov Bali tahun 2025, sehingga melengkapi Juara Umum Kontingen Badung.

Sebelumnya Ketut Suiasa banyak bercerita menyangkut pengalaman memimpin Persekaba Badung beberapa tahun lalu. “Banyak pengalaman, pengorbanan yang harus diberikan sebagai pengurus olahraga khususnya mengurus bola. Kalau tidak gila, tidak mungkin orang mau mengurus olahraga seperti sepakbola,” katanya.

”Gila dalam ini adalah gila yang positif, bukan gila sinting, sehingga banyak yang senang mengurus olahraga tersebut,” imbuh Suiasa seraya menyampaikan terima kasih kepada kalangan masyarakat yang mau mengurus kegiatan olahraga di daerah tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Badung Made Nariana berharap Askab PSSI Badung di bawah pimpinan Ketua Umum baru Wayan Sugita Putra segera mengkosolidasi atlet dan pelatih yanag dipersiapkan menghadapi sejumlah kejuaraan yang ada.

Nariana sangat berharap sepakbola Badung berjaya dalam Porprov Bali 2025 nanti, apalagi sepakbola akan dimainkan di Badung. ”Untuk itu, segera lakukan peremajaan atlet (pemain) sesuai aturan batasan usia pemain yang ditentukan. Tak kalah penting, evaluasi pelatih supaya selalu menerapkan teknologi olahraga dalam sepakbola,” sarannya.

“Ada dua hal yang harus menjadi perhatian kita dua tahun ke depan. Pertama; mensukseskan PON XXI 2024 di Aceh dan Sumatra Utara. Sebab banyak atlet Badung ikut memperkuat Kontingen Bali. Kedua; menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Bali tahun 2025, sehingga dapat menjadi juara umum ke-10 kalinya,” pungkas Nariana. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses