GPM di Buleleng Dukung Pengendalian Inflasi dan UMKM Lokal

GERAKAN Pangan Murah (GPM) di area Car Free Day, Jalan Ngurah Rai, Singaraja, Minggu (1/6/2025). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BULELENG – Dalam upaya memastikan keterjangkauan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 1446 Hijriah serta sebagai bagian dari peringatan Bulan Bung Karno, Pemkab Buleleng melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di area Car Free Day, Jalan Ngurah Rai, Singaraja, Minggu (1/6/2025).

Kegiatan ini menghadirkan 32 pelaku usaha yang menjual beragam komoditas pangan pokok dengan harga terjangkau, seperti beras, minyak goreng, telur, dan cabai, serta aneka kuliner lokal. Harga yang ditawarkan di bawah harga pasar, sehingga memberikan alternatif belanja hemat bagi masyarakat sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.

Read More

Kepala DKPP Buleleng, I Gede Putra Aryana, mengatakan, kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menjamin stabilitas harga pangan. “Tujuannya adalah memberikan akses kepada masyarakat terhadap pangan dengan harga yang lebih bersaing, apalagi menjelang hari raya. Komoditas yang dijual merupakan bahan pokok penting yang sangat berpengaruh terhadap inflasi,” ungkapnya.

Putra Aryana menambahkan, meskipun saat ini tengah menghadapi musim kemarau basah, ketersediaan pangan di Kabupaten Buleleng masih relatif aman, dan masyarakat diminta tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Pemerintah secara rutin memantau perkembangan harga dan stok pangan melalui berbagai saluran informasi digital.

GPM ini juga menjadi agenda rutin mingguan yang dirangkaikan dengan Car Free Day, bekerja sama dengan berbagai instansi terkait. Khusus kali ini, kegiatan dikemas lebih semarak karena bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila dan menjelang Idul Adha, sehingga mampu menarik lebih banyak pengunjung.

“Melalui Gerakan Pangan Murah, kami ingin masyarakat bisa belanja dengan nyaman, harga terjangkau, sekaligus membantu pelaku UMKM lokal untuk berkembang. Kami harap warga datang bersama keluarga, membawa kantong belanja dan tempat sampah sendiri demi menjaga kebersihan kota,” katanya. edy

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.