MATARAM – Jajaran pengurus dan fungsionaris DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) NTB memastikan tidak akan pernah terganggu atas keputusan rapat pleno forum Musyawarah Nasional (Mukernas) DPP yang memberhentikan Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum DPP PPP. Apalagi PPP NTB memiliki agenda utama yakni menjadi pemenang Pemilu 2024 di NTB.
“Memang pemberhentian Ketua Umum memiliki legitimasi yang kuat, karena telah melalui mekanisme yang tertuang dalam konstitusi partai. Tapi kami enggak terpengaruh, karena kami solid bergerak menjelang Pemilu 2024,” cetus Sekretaris DPW PPP NTB, Muhammad Akri, Rabu (7/9/2022).
Menurut Ketua Fraksi PPP DPRD NTB itu, pemberhentian Suharso berasal dari tiga majelis tinggi partai, yakni Majelis Syariah, Majelis Kehormatan, dan Majelis Pertimbangan. Pemberhentiannya ditetapkan dalam rapat pleno forum Musyawarah Nasional (Mukernas) DPP PPP yang dihadiri 29 pengurus wilayah provinsi di Serang, Banten, Senin (5/9) lalu.
Selanjutnya, Muhammad Mardiono ditunjuk sebagai Plt Ketua Umum PPP menggantikan Suharso. Mukernas hanya menetapkan Mardiono sebagai Plt Ketum, sedangkan untuk posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) masih dijabat Arwani Thomafi.
“Apapun keputusan dari DPP kami siap melaksanakan. Intinya, fokus kami enggak terganggu dalam rangka suksesi Pemilu Serentak 2024,” tandas Muhammad Akri. rul
























