Figur Sekretaris DPW bukan Hasil “Kawin Paksa”, Dijamin Wakili Kalangan Milenial

  • Whatsapp
WAKIL Ketua Umum DPP PPP Ali Muskara (kiri) saat berbincang dengan aggota DPR RI, Wartiah, saat pembukaan Muswil PPP NTB. foto: rul

MATARAM – Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) NTB kedelapan menyisakan perebutan kursi Sekretaris DPW PPP pendamping Muzihir.

Tiga nama kader teras PPP NTB dikabarkan masuk bursa penjaringan tim formatur yang dibentuk DPP, perwakilan DPW dan DPC PPP. Mereka yakni Muhamad Akri, Syrajuddin, dan Yas Arman Prayatna alias Iyok.

Bacaan Lainnya

Ketua DPW PPP NTB, Muzihir, membenarkan masuknya tiga nama dalam bursa tersebut. Hanya saja, Wakil Ketua DPRD NTB itu memastikan figur calon Sekretaris DPW PPP adalah figur kader yang bisa diajak bekerja sama.

‘’Jika saya dikawin paksa, saya enggak mau. Intinya, agar PPP di NTB bisa meraih target delapan hingga 12 kursi di pemilu 2024, calon sekretaris itu harus seirama dengan saya,’’ tegas Muzihir, Jumat (9/4/2021).

Menurut dia, dari tiga figur yang masuk dibahas tim formatur Muswil, sudah ada satu figur kader PPP yang masuk kriterianya. Muzihir menegaskan, dia membutuhkan figur pendamping dari kalangan milenial. Hal ini untuk mengimbanginya dalam membesarkan PPP.

‘’Dari tiga nama itu, sudah ada kreteria milenial yang masuk di saku saya. Intinya, saya sudah punya bayangan bagaimana cara membesarkan partai dengan format kepengurusan yang akan banyak bekerja dan bekerja,’’ lugasnya.

Baca juga :  Bawaslu Tabanan Evaluasi Usai Penetapan Hasil Pilkada

Terpisah, Syrajuddin mengucapkan selamat atas terpilihnya Muzihir dalam Muswil kali ini. Menurut dia, sejak awal dia memprediksi Muzihir akan terpilih dan mengungguli salah satu calon ketua lainnya, yakni Muhamad Akri.

‘’Bagi saya, PPP NTB di bawah Muzihir akan bisa besar. Minimal pondasi kepemipinan yang ditancapkan oleh Bu Wartiah, akan bisa beliau lanjutkan. Saya siap mendukung penuh kepemimpinan Muzihir lima tahun ke depan,’’ kata Ketua Komisi I DPRD NTB itu.

Terkait nama dirinya masuk sebagai salah satu figur yang digodok Tim Formatur sebagai kandidat potensial Sekretaris DPW PPP NTB, dia berkata tidak mau berandai-andai. Alasannya, sejak awal masuk PPP, ia memilih fokus untuk membesarkan partai.

‘’Pilihan siapa Sekretaris DPW itu, ranah dari Ketua DPW terpilih bersama formatur lainnya. Tapi, saya berharap agar pertimbangan kewilayahan, yakni jika Ketua DPW berasal dari Pulau Lombok, maka sebaiknya Sekretaris berasal dari kader yang mewakili Pulau Sumbawa,’’ tandas Syrajuddin. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.