Eskalasi Pilkada di Bali Terbilang Zona Hijau, Kapolda Jamin Pengamanan Penyelenggaraan

KAPOLDA Bali, Irjen Putu Jayan Danu Putra (kiri) bersama Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, saat audiensi ke KPU Bali, Selasa (1/12/2020). Foto: gus hendra
KAPOLDA Bali, Irjen Putu Jayan Danu Putra (kiri) bersama Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, saat audiensi ke KPU Bali, Selasa (1/12/2020). Foto: gus hendra

DENPASAR -Pelaksanaan Pilkada 2020 di enam kabupaten/kota di Bali sejauh ini berjalan landai. Berdasarkan perkembangan itu, Polda Bali melihat eskalasi keamanan di setiap wilayah secara umum masuk dalam kategori hijau atau sangat aman. Penilaian itu diutarakan Kapolda Bali, Irjen Putu Jayan Danu Putra, usai audiensi ke KPU Bali, Selasa (1/12/2020) yang diterima Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, bersama jajaran komisioner lainnya.

Menurut Kapolda, dalam pertemuan tersebut, KPU Bali menyampaikan semua tingkatan potensi kerawanan di daerah yang pilkada. Meski demikian, dia berharap bisa mengeliminir kerawanan tersebut agar jangan sampai terjadi peristiwa atau gangguan yang tidak diinginkan. Baik di bidang teknis, tahapan pemungutan suara sampai proses setelah itu. “Di semua tempat kami laksanakan sama untuk antisipasi secara optimal,” urai alumnus Akpol 1989 tersebut.

Read More

Disinggung dalam skala merah, kuning, hijau tingkat kerawanan yang terjadi, Kapolda hanya tertawa. “Nggak, semua skalanya hijau, semua damai, selama ini rukun-rukun saja. Bali itu rukun dan prinsip itu dipegang. Nggak ada merah, kuning, hijau,” sambung jenderal bintang dua itu dengan nada ramah.

Terkait pesan penting kunjungannya ke KPU Bali menjelang pemungutan suara, Kapolda menyebut sebagai penegasan kesiapan Polri melaksanakan pengamanan proses pilkada dengan baik. Dia juga ingin memastikan apa yang dirasa masih diperlukan untuk mendukung KPU agar penyelenggaraan berlangsung baik. Dalam pertemuan, sambungnya, Ketua KPU Bali memaparkan secara lengkap mulai dari tahapan yang menjelang berakhir masa kampanye, sampai dengan teknis pelaksanaan secara rinci. “Termasuk distribusi logistik yang mungkin perlu dikoordinasikan (pengamanannya) ke kami,” ulasnya didampingi Lidartawan usai pertemuan.  

Hal penting lain yang disampaikan KPU, imbuhnya, yakni mengenai evaluasi tahapan selama ini. Bagi Kapolda, secara prinsip KPU sudah melaksanakan tahapan sesuai jadwal yang ada. Polda Bali hanya memastikan apakah ada hal yang perlu didukung untuk pengamanannya. “Termasuk meyakinkan petugas di lapangan untuk siap (bertugas),” lugasnya.

Lidartawan menambahkan, audiensi tersebut digunakan untuk menguraikan semua tahapan yang sudah dan akan dijalankan jajaran KPU yang melaksanakan Pilkada 2020. Dia juga menjelaskan potensi gangguan kerawanan usai proses pemungutan suara. “Dengan begitu rekan-rekan di kepolisian bisa lebih awal memetakan titik persoalan, sekaligus dapat menemukan solusi ketika apa yang kita khawatirkan itu terjadi. Tapi semoga tidak ada apa-apa, Bali sih aman-aman saja,” cetusnya.

Dia juga berterima kasih atas dukungan dan kerjasama optimal Kapolda dan jajaran kepada KPU. Kapolda juga siap mendukung dalam menurunkan alat peraga kampanye bersama instansi terkait lainnya. “Kami terima kasih atas dukungan itu untuk menghadirkan pilkada di Bali yang aman dan tertib,” ulasnya menandaskan. hen

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.