Dispar Lobar Gaungkan Hashtag #AyoKembaliKeSenggigi

  • Whatsapp
Foto : DINAS PARIWISATA KEPALA Dinas Pariwisata Lobar H. Saeful Akhkam, saat pembukaan Bike Camp di Pantai Kerandangan 2 Senggigi, Sabtu (29/8). Foto: ist
Foto : DINAS PARIWISATA KEPALA Dinas Pariwisata Lobar H. Saeful Akhkam, saat pembukaan Bike Camp di Pantai Kerandangan 2 Senggigi, Sabtu (29/8). Foto: ist

MATARAM – Hashtag #AyoKembaliKeSenggigi yang menjadi tagline kepariwisataan Kawasan Senggigi, Senggigi Cycle Club’ (SCC) menggelar Bike Camp Kemerdekaan. Gelaran ini merupakan kali kedua sekaligus menjadi bagian deri kemeriahan perayaan HUT ke-75 RI.

‘’Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap pariwisata di kawasan Senggigi. Kita lagi menggaungkan hashtag #AyoKembaliKeSenggigi yang diinisiasi Dinas Pariwisat (Dispar) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) sebagai ikhtiar mengembalikan citra Senggigi sebagai ikon pariwisata andalan kita,” terang Ketua SCC yang sekaligus Ketua Pokdarwis Senggigi, H. Kurnain, sesaat sebelum pembukaan Bike Camp di Pantai Kerandangan 2 Senggigi, Sabtu (29/8).

Bacaan Lainnya

Gelaran ini, imbuhnya memang dihajatkan untuk menggeliatkan promosi pariwisata Senggigi pascapandemi Covid-19. Kepedulian SCC dan ratusan Komunitas Gowes ini mendapat tanggapan positif dari Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat, H. Saepul Akhkam.

Ia sangat mengapreseasi para inisiator kegiatan, terlebih semangat mereka dalam mengembalikan gaung pariwisata Senggigi. ‘’Event ini bisa diadikan sebagai salah satu promosi untuk membangkitkan kembali, menghidupkan kembali serta menggeliatkan kembali kepariwisataan kita di Lobar, khususnya di Senggigi,’’ papar Akhkam saat membuka Bike Camp.

Baca juga :  SAKIP yang Baik Harus Ditunjang Reformasi Birokrasi yang Prima

Akhkam juga menuturkan, pihaknya saat ini giat menjalin komunikasi dengan semua pelaku kepariwisataan yang ada di kawasan wisata, terutama di kawasan Senggigi dalam upaya menggaungkan hashtag #AyoKembaliKeSenggigi. ‘’Kita saling nenyemangati satu sama lain. Kita ingin mengembalikan marwah Senggigi sebagai destinasi utama kepariwisataan di Pulau Lombok, untuk itu (tagline) #AyoKembaliKeSenggigi itu perlu kita suarakan ke semua orang,’’ tegasnya.

Terkait dengan kenormalan baru dalam berkegiatan di era pandemi Covid-19, Akhkam mengingatkan agar panitia dan peserta saling mengingatkan dan saling menjaga satu sama lain dari wabah virus Corona. Cara menjaga, kata Akhkam, semua yang terlibat dalam kegiatan ini harus ketat menerapkan protokol kesehatan, mulai dari cuci tangan, pakai masker, dan sedia penyanitasi tangan.

Di kesempatan lain, H. Kurnain memastikan penerapan protokol pada gelaran ini. Pihaknya sudah menyiapkan tempat cuci tangan, dan penyanitasi tangan, bahkan menyiapkan masker. Untuk peserta, H. Kurnain menyebutkan diikuti oleh lebih dari dua ratus goweser dari berbagai komunitas di NTB.

Melalui event ini, harapnya Senggigi menjadi lebih dikenal di kalangan para pecinta sepeda, karena menjanjikan track yang menantang. Yaitu bukit Kerandangan yang memiliki ketinggian lebih dari 400 mdpl. 033

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.