Disiapkan Rp2 Miliar, Perbaikan Drainase Kota Bangli Berlanjut

DINAS PUPR-Perkim Bangli menyiapkan anggaran Rp2 miliar untuk perbaikan drainase di Kota Bangli. foto: gia

BANGLI – Karena masuk program skala prioritas, rencana perbaikan drainase di Kota Bangli akan berlanjut pada tahun ini. Dinas PUPR-Perkim Bangli menyiapkan anggaran Rp2 miliar untuk perbaikan di Jalan Brigjen Ngurah Rai, tepatnya dari selatan SPBU Kota Bangli menuju patung Adipura di Bebalang.

Kepala Dinas (Kadis) PUPR-Perkim Bangli, I Wayan Suastika, Selasa (18/5/2021) menguraikan, rencana revitalisasi drainase tersebut sebelumnya berlangsung pada tahun 2018 dengan anggaran disiapkan Rp1,9 miliar lebih dari Dana Insentif Daerah (DID) Bangli. “Panjang yang akan diperbaiki masih kami hitung, artinya dengan anggaran sekian berapa mampu direalisasi untuk perbaikan,” terangnya.

Bacaan Lainnya

Perbaikan drainase ini, sambungnya, untuk memperlancar limpahan air hujan dari utara. Sebab, di sekitar SPBU Kota Bangli kerap terjadi luapan air pada musim hujan, yang juga dipengaruhi sampah yang tersumbat di drainase. Seperti musim hujan lalu, instansinya bersama Dinas Lingkungan Hidup mengeruk sampah di drainase sampai 2 truk.

Kondisi tersebut, jelasnya, karena akar-akar pohon yang masuk ke drainase menyumbat sampah yang kebanyakan berupa sampah rumah tangga. Dengan perbaikan drainase ini, dia berharap air hujan tidak lagi tumpah ke jalan.

”Saat ini masih dalam tahap review Detail Engineering Design,sehingga kemungkinan awal bulan Agustus sudah bisa dimulai perbaikan drainase. Pengerjaan butuh waktu selama lima bulan,” ulasnya.

Untuk revitalisasi saluran drainase kota, menurutnya, secara keseluruhan memang belum dapat tuntas dilakukan. “Kini baru menyasar sebelah barat saja, sedangkan untuk sebelah timur dari depan kantor Kejaksaan sampai patung Adipura memang belum dilakukan peremajaan,” pungkasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses