Disdikpora Denpasar Ingatkan Pentingnya Data Akurat untuk Kemajuan Pendidikan

Plt. Kabid PLT. Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, Ni Made Ayu Agustini, foto bersama usai membuka bimbingan teknis pemutakhiran data pokok pendidikan (Dapodik) bagi satuan pendidikan anak usia dini dan pendidikan kesetaraan di Kota Denpasar tahun 2025 pada Rabu (13/8/2025). Foto: ist
Plt. Kabid PLT. Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, Ni Made Ayu Agustini, foto bersama usai membuka bimbingan teknis pemutakhiran data pokok pendidikan (Dapodik) bagi satuan pendidikan anak usia dini dan pendidikan kesetaraan di Kota Denpasar tahun 2025 pada Rabu (13/8/2025). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar menggelar bimbingan teknis pemutakhiran data pokok pendidikan (Dapodik) bagi satuan pendidikan anak usia dini dan pendidikan kesetaraan di Kota Denpasar tahun 2025. Kegiatan ini diikuti 200 orang operator Dapodik jenjang pendidikan anak usia dini dan pendidikan kesetaran.

Plt. Kabid PLT. Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, Ni Made Ayu Agustini, menekankan bahwa data yang akurat dan mutakhir adalah pondasi penting bagi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pendidikan. “Dapodik bukan sekadar isian di aplikasi, tapi sumber data strategis yang akan menentukan kebijakan pendidikan. Data yang akurat menjadi penentu dalam penyaluran bantuan operasional penyelenggaraan (BOP), tunjangan guru, serta perencanaan program pendidikan lainnya,’’ ujar Agustini.

Bacaan Lainnya

Ia menyadari, pemutakhiran data Dapodik seringkali menjadi tantangan tersendiri, terutama dengan adanya pembaruan aplikasi dan perubahan kebijakan. Oleh karena itu, bimbingan teknis ini hadir sebagai jembatan untuk menjembatani kesenjangan tersebut.

‘’Ini adalah kesempatan emas bagi kita semua untuk belajar bersama, menyamakan persepsi, dan mengasah keterampilan teknis dalam mengelola data. Karena itu, saya minta seluruh operator memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya,’’ ujarnya.

Ia mengajak para operator menjadikan bimtek ini sebagai ajang untuk berdiskusi, bertanya, dan saling berbagi pengalaman. ‘’Dengan data yang valid, kita bisa memastikan bahwa program pemerintah berjalan efektif, dan yang terpenting, setiap anak dan warga belajar mendapatkan haknya,’’ pungkasnya.

Bimtek yang berlangsung dua hari mulai Rabu-Kamis (13-14/8/2025) menghadirkan tiga narasumber, yaitu Dadan Hamdani dari Kemendikdasmen, Dwi Prasetya dari Widya Prada BPMP Bali, dan Komang Parwata Operator Dapodik SMK Mas Ubud. Kegiatan bimtek dilaksanakan di dua tempat yaitu peserta dari Kecamatan Denpasar Timur dan Denpasar Utara bertempat di Aula SPNF SKB Kota Denpasar dan peserta dari Kecamatan Denpasar Barat dan Denpasar Selatan bertempat di Aula PT Penerbit Erlangga tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses