POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan OLahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, mendorong sekolah untuk terus melakukan inovasi guna meningkatkan kualitas pendidikan anak didik. Salah satu sekolah yang terus berbenah adalah SMP PGRI 2 Denpasar.
Sekolah ini berfokus pada visi religius, berkarakter, berbasis digital, dan berstandar internasional. Untuk mencapai standar internasional, SMP PGRI 2 Denpasar telah mengadopsi program kelas bilingual. Program ini menjadi salah satu unggulan sekolah tersebut dan akan dibuka mulai tahun ajaran 2025/2026 mendatang.
‘’Ini merupakan inovasi dan tentunya untuk membuat sesuatu yang baru butuh keberanian, dan saya melihat kelas ini lebih layak disebut sebagai kelas modern,’’ kata Kadisdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, Senin (9/6/2025).
‘’Saya salut kepada SMP PGRI 2 Denpasar yang telah berani tampil beda dari sekolah lainnya, tapi tentu tampil beda saja tidak cukup tanpa ada konsep yang jelas, ini merupakan langkah maju dan saya salut dengan semangat SMP PGRI 2 Denpasar membuka kelas bilingual,’’ imbuhnya.
Menurut Agung Wiratama, terkait penerapan pembelajaran AI dan coding penguasaan bahasa Inggris siswa harus ditingkatkan. Dengan adanya kelas bilingual, tentunya akan memacu anak lebih aktif dalam proses pembelajaran terutama meningkatkan skill berbahasa Inggris.
Selain memacu siswa lebih aktif, guru juga dituntut menguasai keterampilan berbahasa Inggris, mengingat pengantar dalam setiap pembelajaran di kelas bilingual harus menggunakan bahasa Inggris. ‘’Dengan kelas bilingual, anak-anak diharapkan lebih aktif dan berani dalam menggunakan bahasa Inggris, serta lebih percaya diri dalam berkomunikasi dan memahami materi pelajaran,’’ ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama Kepala SMP PGRI 2 Denpasar, Ayu Sri Wahyuni, mengungkapkan, pembukaan kelas bilingual (Bahasa Inggris dan bahasa Indonesia), ini sebagai upaya meningkatkan mutu lulusan SMP PGRI 2 Denpasar mulai tahun ini hingga tahun-tahun mendatang.
Menurutnya, kelas bilingual ini merupakan salah model pembelajaran yang didesain dengan pendekatan berbeda dibandingkan dengan kelas reguler pada umumnya. Dalam arti kata, kelas bilingual ini memiliki beberapa kelebihan dibanding kelas reguler, di antaranya guru yang ditempatkan di kelas bilingual sekaligus kelas unggulan ini melalui hasil seleksi.
Siswa kelas bilingual mendapatkan porsi jam belajar Bahasa Inggris dua kali lipat lebih banyak dari kelas reguler. Proses belajar mengajar menggunakan bahasa pengantar yang bisa di mix antara Indonesia dan Inggris. Program English Day juga diselenggarakan membantu siswa untuk lebih lancar dalam berbahasa Inggris.
Sri Wahyuni mengatakan, untuk kelas bilingual akan dibuka bagi siswa yang berminat mulai tahun ajaran baru 2025/2026. Selain meningkatkan kemampuan kognitif anak, kelas bilingual akan memacu anak lebih aktif berbahasa Inggris, dapat mengikuti tuntutan perkembangan zaman, perkembangan teknologi informasi yang lebih banyak memerlukan kemampuan berbahasa Inggris, serta output outcome mampu berkompetisi dalam ajang kompetisi nasional maupun internasional. tra
























