Dipercepat, Usulan Pahlawan Nasional Ida Dewa Agung Jambe

  • Whatsapp
KETUA Pengabdian kepada Masyarakat LPPM UNUD, Prof. Anak Agung Bagus Wirawan, menghadiri rapat usulan Ida Dewa Agung Jambe sebagai Pahlawan Nasional di ruang rapat kantor Bupati Klungkung, Senin (19/10/2020). Foto: ist
KETUA Pengabdian kepada Masyarakat LPPM UNUD, Prof. Anak Agung Bagus Wirawan, menghadiri rapat usulan Ida Dewa Agung Jambe sebagai Pahlawan Nasional di ruang rapat kantor Bupati Klungkung, Senin (19/10/2020). Foto: ist

KLUNGKUNG – Pemkab Klungkung berupaya mengusulkan tokoh Puri Klungkung, Ida I Dewa Agung Jambe, sebagai pahlawan nasional. Mengingat hingga saat ini belum ada pahlawan nasional berasal dari Klungkung, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, merapatkan kembali percepatan usulan tersebut di ruang rapat kantor Bupati Klungkung, Senin (19/10/2020).

Hadir Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Klungkung, I Wayan Wasta; Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya; serta Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Klungkung, Ida Bagus Jumpung Gede Oka Wedhana.

Bacaan Lainnya

Untuk diketahui, Ida I Dewa Agung Jambe merupakan tokoh puri yang memimpin perang Puputan Klungkung tahun 1908. Dia dinilai memiliki kriteria dan syarat lengkap untuk diusulkan sebagai pahlawan nasional. Bupati Suwirta minta kajian dan bukti dokumentasi usulan itu segera rampung. Terkait pembangunan patung Ida Dewa Agung Jambe di utara Pemedal Agung Klungkung, aset tanah yang akan dipakai akan segera dibahas dengan Puri Klungkung dan BPKP. “Saya minta waktu sesingkat-singkatnya harus selesai,” instruksinya.

Saat rapat itu, Suwirta juga berkoordinasi dengan Kementerian Sosial, Dirjen Dayasos. “Kordinasi ke pusat akan terus saya kawal, mumpung koordinasinya lancar dan kesempatannya bagus,” tegasnya.

Baca juga :  Secara Nasional, Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah 243 Orang, Meninggal hanya 8 Orang

Ketua Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana, Prof. Anak Agung Bagus Wirawan, mengungkapkan segi ideologis dan nilai-nilai moral dari Puputan Klungkung dapat dianggap sebagai modal pembangunan daerah kabupaten dan Provinsi Bali, di bidang mental dan spiritual. Dengan penggalian dan menemukan makna historiografi perang Puputan Klungkung, yakni perang melawan kolonialisme Belanda, diharapkan dapat memberi dimensi baru kepada historiografi Indonesia yang Indonesiasentris.

Berdasarkan argumentasi hasil kajian akademik ilmu sejarah, terangnya, tepat dan sepatutnya sosok Ida Dewa Agung Jambe diusulkan untuk memperoleh gelar pahlawan nasional. Pertimbangannya, Ida Dewa Agung Jambe merupakan raja pejuang yang tidak pernah menyerah melawan kekuasaan kolonialisme Belanda sampai titik darah penghabisan. Juga memiliki semangat heroik mempertaruhkan jiwa raga. “Naskah administrasi akademik menjadi syarat, juga restorasi yang menceritakan kembali kejadian yang terjadi pada masa itu,” pungkas guru besar sejarah di Unud tersebut. 022

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.