Desak Made Rita, Rajiah dan Berthidgna Lolos ke Putaran Final Seri Madrid 2026

ILUSTRASI - Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi (kiri) beradu kecepatan dengan atlet Polandia Natalia Kalucka dalam babak perempatfinal nomor speed IFSC Climbing World Cup Speed-Lead di Charmonix, Prancis, Sabtu (12/7/2025). foto: dok

POSMERDEKA.COM, JAKARTA – Tiga atlet panjat tebing Indonesia lolos ke putaran final nomor speed putri World Climbing Series Madrid 2026 setelah melalui babak kualifikasi di Spanyol, Minggu (315/2026).

Mereka adalah Desak Made Rita Kusuma Dewi, Rajiah Sallsabillah, dan Berthidgna Devi Surya Kusuma, yang merupakan keseluruhan atlet yang dikirimkan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) untuk memperkuat sektor speed putri di Madrid. Setelah babak kualifikasi, tiga atlet tersebut kembali berlomba dalam putaran final, Minggu, sekitar pukul 23.00 WIB

Read More

Pada babak kualifikasi untuk nomor speed putri yang diikuti total 48 atlet dari berbagai negara itu, tiga wakil Merah Putih berhasil menembus 16 besar untuk melaju ke babak berikutnya.

Dalam kualifikasi, Desak Made Rita menempati peringkat keempat. Atlet asal Buleleng Bali tersebut lebih dahulu menorehkan waktu 6,58 detik di jalur B, namun sedikit lebih lambat dengan catatan 7,81 detik di jalur A.

Skenario serupa juga terjadi pada Rajiah yang berada di urutan kesembilan. Atlet asal Banten itu berhasil mencatatkan waktu 6,81 detik di jalur B, tetapi kemudian lebih lambat dengan catatan waktu 9,24 detik di jalur A. Sementara, Berthidgna menutup peringkat 16 besar dengan catatan waktu 8,28 detik di jalur A, dan 7,07 detik di jalur B.

Speed Putra
Dilansir posmerdeka.com dari antaranews, trio Indonesia yakni Veddriq Leonardo, Antasyafi Robby Al Hilmi, dan Raharjati Nursamsa, juga lolos ke putaran final nomor speed putra. Pada babak kualifikasi nomor speed putra yang diikuti 65 atlet dari berbagai negara, tiga wakil Merah Putih tersebut berhasil menembus 16 besar untuk melaju ke babak berikutnya.

Veddriq menempati peringkat keempat. Atlet asal Pontianak tersebut lebih dahulu menorehkan waktu 4,92 detik di jalur B yang menjadi catatan terbaiknya. Sebab, ia kemudian sedikit lebih lambat di jalur A dengan catatan 5,06 detik.

Sementara, Robby berada di urutan ke-10 dengan catatan waktu terbaik 5,04 detik di jalur A, dan 6,81 detik di jalur B. Raharjati menutup 16 besar dengan catatan waktu terbaik 5,13 detik di jalur B, dan 7,5 detik di jalur A.

Namun, wakil Indonesia lainnya, Aditya Tri Syahria, tak mampu melangkah ke putaran final setelah menghuni posisi ke-27 dalam hasil babak kualifikasi. Ia mencatatkan waktu 5,34 detik di jalur A, dan 6,00 detik di jalur B. Setelah babak kualifikasi, Veddriq, Robby, dan Raharjati akan kembali berlomba dalam putaran final sekira Senin (1/6) dini hari WIB. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.