Dapur Amblas 3 Meter, Penghuni Rumah Pilih Mengungsi

  • Whatsapp
BANGUNAN dapur yang amblas sedalam 3 meter di Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Foto: ist
BANGUNAN dapur yang amblas sedalam 3 meter di Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Foto: ist

GIANYAR – Dapur rumah Gusti Nyoman Wisata di sebelah timur objek wisata Goa Gajah, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar amblas sedalam 3 meter. Selain itu, pondasi kamar juga ikut tergerus. Karena posisi bangunan menggantung, pemilik rumah merasa khawatir dan pilih mengungsi ke rumah kerabatnya. 

Gusti Nyoman Wisata yang ditemui, Rabu (6/1/2021) menuturkan, musibah terjadi pada Selasa (5/1) sekitar pukul 13.15. Saat itu dia baru beberapa detik beranjak dari dapur membawa panci berisi bubur matang untuk dijual di depan rumah. “Kayaknya baru beberapa detik, beberapa langkah keluar dari dapur, tiba-tiba sudah amblas,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Pria asal Banjar Pekandelan, Desa Bedulu ini berujar, amblasnya dapur terjadi seketika disertai suara gemuruh, yang bahkan terdengar sampai tetangga sekitar. Saat amblas itu, kondisi sedang hujan deras. “Beberapa hari sebelumnya juga hujan, mungkin itu yang membuat tanah labil,” duganya.

Dia dan keluarga menetap di rumah itu sejak 15 tahun silam. Lahan yang dijadikan dapur sebelumnya merupakan sawah tegalan dalam posisi terasering atau miring. Lahan tersebut kemudian dipadatkan dengan tanah uruk sebelum dibangun dapur. “Sejak beberapa hari terakhir memang sudah ada tanda-tanda. Kadang ada getaran dan retak di lantai. Tapi kami tidak menyangka akan seamblas ini,” keluhnya.

Baca juga :  Terapi Plasma Konvalesen dapat Diakses Melalui PMI

Dapur yang amblas, sambungnya, berukuran 6×6 meter dengan tembok di segala sisi dan atap spandek. “Yang kami khawatirkan saat ini, kamar dan WC. Bagian bawahnya sudah menggantung,” imbuhnya dengan nada lesu.

Plt Kepala BPBD Gianyar, Ngakan Dharma Jati, mengaku baru menerima laporan adanya musibah tersebut. “Ada laporan, baru disampaikan dari Kades Bedulu, selanjutnya akan diasesmen dulu oleh BPBD,” katanya singkat. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.