Dana Desa Mesti Dikelola Tepat dan Terpadu

BUPATI Bangli, I Made Gianyar, membuka workshop pengelolaan dana desa yang cepat, tepat dan terpadu sebagai upaya penanganan dampak ekonomi Covid-19, di Wantilan Darmawangsa RSJ Bangli, Senin, (26/10/2020). Foto: gia
BUPATI Bangli, I Made Gianyar, membuka workshop pengelolaan dana desa yang cepat, tepat dan terpadu sebagai upaya penanganan dampak ekonomi Covid-19, di Wantilan Darmawangsa RSJ Bangli, Senin, (26/10/2020). Foto: gia

BANGLI – Meningkatkan kinerja dan tranparansi penggunaan alokasi dana desa (ADD), Bupati Bangli, I Made Gianyar, membuka workshop pengelolaan dana desa yang cepat, tepat dan terpadu sebagai upaya penanganan dampak ekonomi Covid-19, di Wantilan Darmawangsa RSJ Bangli, Senin, (26/10/2020). Workshop dihadiri anggota Komite IV DPD RI, Bambang Santoso; dan sejumlah undangan dari Kementerian Dalam Negeri, Sekda Bangli, Ida Bagus Gde Giri Putra, kepala OPD, serta para perbekel di Bangli.

Made Gianyar dalam sambutannya mengatakan, seluruh desa di Bangli sejak tahun 2011 mengelola ADD dengan spirit membangun Bangli dari desa. Kata dia, fokus semua pihak pada saat ini yakni bisa secepatnya menanggulangi dampak Covid-19. Dia memberi apresiasi luar biasa kepada desa, karena dana desa satu-satunya dana yang tidak ditarik atau dipotong.

Bacaan Lainnya

Dia berharap melalui workshop ini dapat memberi pemahaman kepada para perbekel untuk membangun dengan dana desa. Menyikapi dampak ekonomi pandemi, sebutnya, Kabupaten Bangli melalui desa menyalurkan BLT dana desa. Terkait dana desa, dia mengapresiasi para perbekel, dan diharap seterusnya pembangunan berbasis desa ini menjadi spirit semua pihak. 028

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses