Cueki Kader Gabung ke Nasdem, Demokrat Siap Usung Kader di Pilkada NTB

  • Whatsapp
TGH Mahally Fikri. Foto: rul
TGH Mahally Fikri. Foto: rul

MATARAM – Ketua DPD Partai Demokrat NTB, TGH Mahally Fikri, terkesan cuek dengan banyaknya kader Demokrat yang kini pindah ke Partai Nasdem, yang kini di NTB dipimpin Sitti Rohmi Djalilah. Mahally tetap optimis perolehan suara partainya akan naik signifikan pada Pemilu 2024 mendatang. Dia pun percaya diri untuk mengusung kader sendiri pada Pilkada NTB nanti.

“Silakan saja Partai Nasdem di bawah kepemimpinan Bu Wagub (Sitti Rohmi Djalilah) berjalan dengan programnya. Partai Demokrat juga akan bisa meraup suara lebih pada Pemilu 2024, karena koalisi kami adalah dengan rakyat,” katanya, Senin (1/11/2021) malam. 

Bacaan Lainnya

Ketua Fraksi Demokrat DPRD NTB itu tak lupa mengucapkan selamat kepada Sitti Rohmi Djalilah yang dilantik sebagai Ketua DPW Partai Nasdem NTB. Hanya, Mahally perlu meluruskan Rohmi bukan lagi kader Partai Demokrat. Temasuk Sekretaris DPW Nasdem NTB, M. Nasib Ikroman alias Acip. Keduanya dinilai berulang kali pindah partai sebelum ke Partai Demokrat, antara lain pernah “berteduh” di Partai Bulan Bintang (PBB). Khaerul Rizal, suami Sitti Rohmi, sebelum ke Nasdem dan Demokrat juga pernah menjadi kader PKS. 

“Pastinya, kami nggak khawatir. Ingat, saya ini umat yang taat beragama Islam dan masih percaya adanya kekuatan Tuhan. Kecuali manusia yang berkuasa di alam dunia, boleh kita khawatir. Sekali lagi, Demokrat percaya akan kekuatan Allah yang mahamengubah hati manusia,” ujar Mahally bernada filosofis.

Baca juga :  Bupati Dana Apresiasi Pengawasan di Pilkada Karangasem, Bawaslu Kembalikan Dana Hibah Rp1,6 Miliar

Dia memastikan, kendati banyak gerbong ormas Nahdatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) kini masuk edalam struktur kepengurusan Nasdem, tapi Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi tidak ikut dalam kepengurusan tersebut. Untuk diketahui, Mahally juga pimpinan NWDI Wilayah NTB. Dia mengklaim TGB selaku Ketua Umum NWDI bersifat netral, tidak ikut dalam kepengurusan Nasdem NTB.

“Ini karena beliau (TGB) sedari awal ingin fokus kepada pengembangan keumatan, dan kini memegang jabatan strategis di BUMN, khusus perbankan syariah,” urai Mahally.

Khusus membincang Pilkada 2024, dia mendaku Demokrat akan mengusung kader sendiri. Argumennya, Mahally percaya diri suara Demokrat akan lebih besar dibanding Pemilu 2019. Saat ini Demokrat tengah menyusun siapa kader yang layak ditampilkan sebagai figur cagub dan cawagub NTB.  Pendek kata, akan ada calon yang diusung, termasuk juga dengan koalisi partainya.

Sekali lagi, Mahally menyilakan dan menghormati hak politik para mantan kader Demokrat untuk bergabung ke Partai Nasdem maupun parpol lainnya. Namun, imbuh Mahally, berkoalisi dengan rakyat ibarat pepatah “suek sebiji akan tumbuh seribu biji yang lebih banyak” (satu hilang biji akan tumbuh seribu biji yang lebih banyak). “Ini sudah banyak bermunculan di kepengurusan Demokrat kali ini,” ulasnya menandaskan. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.