DENPASAR – BNN Kota (BNNK) Denpasar, meneken Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan SMP Dwijendra Denpasar terkait pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika, Selasa (6/4/2021). MoU ini, menghadirkan Kepala SMP Dwijendra Denpasar, I Ketut Budayasa, S.T.; para Wakasek serta jajaran Yayasan Dwijendra Denpasar.
Dengan adanya penandatanganan ini, diharapkan sinergitas BNN Kota Denpasar dengan lingkungan pendidikan pada umumnya, menjadi program P4GN sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana aksi P4GN dan prekursor narkotika tahun 2020-2024.
Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk outcome program BNN Kota Denpasar yang telah menyelenggarakan bimbingan teknis kepada kepala sekolah dan guru BK sebagai penggiat P4GN beberapa waktu lalu.
Kepala BNN Kota Denpasar, Sang Gede Sukawiyasa, menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah atas dukungan menyelamatkan generasi muda untuk tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. “Terima kasih kepada pihak sekolah atas dukungan menyelamatkan generasi muda untuk tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” ucap Sukawiyasa.
Ia berkata, pencegahan penyalahgunaan narkoba tidaklah dibebankan kepada BNN atau kepolisian maupun TNI saja, akan tetapi menjadi tanggung jawab bersama terlebih lagi di lingkungan sekolah yang butuh perhatian serius. Ia berharap tidak saja SMP Dwijendra Denpasar yang MoU dengan BNN Kota Denpasar, akan tetapi semoga disusul segera oleh sekolah-sekolah yang lain.
Kepala SMP Dwijendra Denpasar, Ketut Budayasa, berujar perjanjian kerjasama ini sebagai bentuk peran serta dalam mendukung BNN Kota Denpasar dalam upaya P4GN dan menciptakan sekolah bersinar (bersih narkoba).
Ia menegaskan, ini merupakan usaha dari SMP Dwijendra untuk berperan aktif dalam membangun generasi bangsa yang bebas dari narkoba. Sesuai dengan visi sekolah kami yaitu mewujudkan generasi Dwijendra berkarakter, cerdas, kreatif, inovatif, dan tanggap lingkungan.
‘’Visi ini dijelaskan dalam sepuluh misi, terutama misi ke sembilan yaitu mewujudkan generasi anti kekerasan dan bebas napza,’’ ujarnya memungkasi. tra
























