Cari Bibit Baru, IODI Badung Gelar Kejuaraan Dance Sport

SUASANA apel atlet dansa dalam upacara pembukaan kejuaraan Dance Sport Badung di GOR Mengwi. foto: ist

POSMERDEKA.COM, MANGUPURA – Ketua Umum KONI Badung Made Nariana, Minggu (5/11/2023) membuka Kejuaraan Dance Sport yang dilaksanakan Pengkab IODI (Pengurus Kabupaten Ikatan Olahraga Dansa Indonesia) Badung di GOR Mengwi.

Ketua Panitia Kejuaraan Made Punia mengatakan, kejuaraan tersebut bertujuan mencari bibit – bibit atlet Dansa di Badung. Menurutnya, banyak atlet Dansa berhenti begitu mereka menjadi mahasiswa atau mendapat pekerjaan lain.

Bacaan Lainnya

Oleh karena itu Pengkab IODI Badung terus menerus mencari bibit baru di kalangan siswa SD, SMP dan SLTA. Kejuaraan kali ini diikuti 156 anak-anak SD, SMP dan SMA dari 6 kecamatan yang ada di Badung.

Punia mengatakan, di waktu mendatang IODI Badung akan melakukan kejuaraan terbuka, sehingga dapat mengikutsertakan atlet dansa dari kabupaten/kota yang lain.

Ketua Umum KONI Badung Made Nariana sebelum membuka kejuaraan mengatakan, pihaknya memberikan penghargaan kepada IODI Badung karena konsisten melaksanakan kegiatan olahraga.

Nariana mengatakan, atlet Badung dalam tahun 2024 akan ikut berpartisipasi dalam PON Aceh dan Sumatra Utara. Selain itu sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2025.

Baca juga :  Memastikan Penerapan Prokes, Bupati Jembrana dan Forkopimda Pantau PPN Pengambengan

Untuk itu, Nariana memberikan dorongan kepada semua cabang olahara angggota KONI Badung supaya terus menerus melakukan kejuaraan dan pelatihan kepada para atletnya.

“Mulai 11 November Pengkab Bola Voli juga akan melakukan kejuaraan dengan peserta atlet Bola Voli dari semua desa yang ada di Badung. Hal ini sangat baik, sebab sekaligus juga mencari atlet pemula untuk regenerasi atlet cabor itu,” kata Nariana kepada media ini.

Terkait dengan kejuaraan olahraga Dansa (Dance Sport), Ketum KONI Badung itu memberikan penghargaan khusus. Pasalnya banyak anak-anak di desa saat ini mulai menggemari olahraga tersebut.

Sebelumnya dansa dikonotasikan hanya tarian pergaulan. Padahal intinya adalah olahraga yang memiliki nilai estetika tinggi dan dapat diperlombakan dalam banyak event olahraga nasional/internasional.

Sekjen IODI Pusat Ni Made Suparmi mengatakan, dalam PON 2024 ia telah mempersipkan lebih dari 16 atlet Dansa untuk dikirim ke ajang multi event tersebut.

“Pertengahan bulan November ini kami akan melakukan cek persiapan veneus PON ke Sumatra Utara,” kata Suparmi yang ikut menyaksikan pembukaan Kejuaraan Olahraga Dansa Badung tersebut. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.