Cabor Panahan Badung perlu Berbenah Diri supaya Bangkit Lagi

SUASANA pertemuan team Monev KONI Badung bersama jajaran atlet Panahan Badung. foto : ist

POSMERDEKA.COM, MANGUPURA – Team Monitoring dan evaluasi (monev) KONI Badung yang dipimpin Ketua Umumnya Made Nariana melanjutkan menyaksikan latihan atlet cabang olahraga (Cabor) panahan (Perpani).

Ketika monev cabor Panahan di Lapangan Sading Senen (26/6/2023), Nariana berharap atlet panahan berbenah total Kembali. Pasalnya sejak Porprov Bali tahun lalu, prestasi cabor turun drastis. Padahal sebelumnya selalu juara umum. Menurutnya, pembenahan itu harus dilakukan dengan peremajaan atlet, penyegaran pelatih dan pengurus kabupaten.

Read More

Pelatih Kadek Dian Vanagosi melaporkan, SDM atlet di Badung sangat terbatas. Peralatan juga tidak ada yang baru, selain kurang latih tanding ke luar daerah. Alasan itu dipakai sebagai dasar sehingga prestasi menurun.

Menurut Nariana dalih itu mungkin benar. Namun pertanyaannya, kenapa daerah lain makin maju, tetapi Badung justru menurun? Menurutnya, kunci lain mungkin perlu ada di semangat, kekompakan dan percaya diri. Sebab panahan melawan diri sendiri.

Berrdasarkan evaluasi akhir tahun lalu, lanjut Nariana, ada tiga hal yang menonjol. Peremajaan atlet, penyegaran pengurus dan pelatih. Tiga masalah itu menjadi pokok, sebab kalau dikaitkan dengan dana, semua daerah di Bali mengalami hal serupa akibat wabah covid 19.

Pada bagian lain, Sekretaris KONI Badung Made Sutama dan Wakil Ketua KONI Badung Wayan Tirta, mengharapkan Perpani Badung jangan selalu berharap dana dari KONI. Dana KONI sangat terbatas. Untuk itu diperlukan kreativitas dari cabor masing-masing dalam menangani atletnya.

Sesuai UU olahraga, biaya pembinaan atlet berasal dari pemerintah, orangtua dan masyarakat/pengusaha. KONI Badung kini memiliki 53 anggota cabor, tentu Pemkab Badung tidak akan dapat memberikan dana sepenuhnya sesuai yang diajukan melalui KONI sebagai induk cabang olahraga. Semua cabor akan diberikan bantuan dana pembinaan sesuai prestasi masing-masing.

Monev KONI Badung akan terus digulirkan sehingga semua anggota lebih bersemangat menyambut Pekan Olahraga Provinsi Bali tahun 2025. Selain itu, KONI Badung juga memiliki ambisi supaya atletnya lebih banyak dapat ikut PON 2024 di Aceh dan Sumatra Utara.

KONI Badung menyadari, pengurus provinsi Cabang Olahraga, juga kesulitan dalam mengirim atlet ke pra-PON, tetapi tetap dilakukan dengan berbagai cara yang produktif. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.