Bunda Niken Minta Peternak Teruwai Jual Hasil Tani Ternak Lewat Daring

  • Whatsapp
KETUA TP-PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, saat berdialog dengan peternak usai meresmikan Ruang Pengolahan Hasil Ternak di Desa Teruwai Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Selasa (6/10/2020). Foto: ist
KETUA TP-PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, saat berdialog dengan peternak usai meresmikan Ruang Pengolahan Hasil Ternak di Desa Teruwai Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Selasa (6/10/2020). Foto: ist

MATARAM – Di tengah pandemi Covid-19, semangat masyarakat dalam berusaha harus tetap dijaga dan dirawat agar tetap produktif. Salah satu sektor yang sangat diharapkan mampu berkontribusi dalam peningkatan ekonomi adalah sektor pertanian, peternakan dan perikanan serta produk turunannya.

“Kita saat ini mengalami masa pandemi, tapi tidak menyurutkan langkah kita untuk tetap berusaha tetap semangat memberikan karya kita, memenuhi kebutuhan kita semua untuk pangan yang berkualitas,” kata Ketua TP-PKK Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, saat meresmikan Ruang Pengolahan Hasil Ternak di Desa Teruwai Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Selasa (6/10/2020).

Bacaan Lainnya

Bunda Niken mengapresiasi masyarakat yang sudah berusaha membangkitkan ekonomi di tengah pandemi ini.  Ia berharap agar aktivitas pengolahan hasil tani ternak di Desa Teruwai bisa menjadi contoh bagi yang lain untuk tidak menyerah di masa pandemi ini. 

Caranya, kata Bunda Niken, dengan mengolah bahan baku hasil pertanian, peternakan dan perikanan menjadi bahan pangan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. “Dengan dukungan berbagai pihak, mudah-mudahan apa yang kita resmikan hari ini bisa menginspirasi dan memberikan semangat bagi saudara-saudara kita yang lainnya untuk bisa bangkit bersama,” tegasnya.

Baca juga :  Gempa M 5,3 Dirasakan Hingga Denpasar

Setelah meresmikan tempat tersebut yang disimbolkan dengan pengguntingan pita, Bunda Niken langsung meninjau produk-produk olahan yang berupa telur kemasan, ayam bakar kemasan serta produk olahan lainnya.

Ia  juga memberikan saran untuk produk yang dihasilkan oleh masyarakat ini agar diberikan merk dagang dan dipasarkan juga secara online (daring), mengingat era digital semakin memudahkan orang untuk bertransaksi jual beli.

“Nantinya produk olahan ayam ini bisa dipasarkan secara online, di NTB ada NTB Mall tempat pemasaran produk secara online,” ucap Bunda Niken.

Salah satu Pengurus Kelompok Tani Ternak Desa Teruwai, H. Sukardi menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Pemprov NTB yang telah memberikan perhatian kepada kelompok tani ternak di Desa Teruwai hingga dapat bangkit seperti ini.

“Rasa terima kasih kami yang sangat mendalam, yang tidak henti-hentinya membina kami, Pemerintah Provinsi NTB selalu hadir di tengah kami apa lagi di masa pandemi ini. Sangat luar biasa,” ungkapnya. 031

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.