BPNB Provinsi Bali Selenggarakan Dialog Budaya dan Lomba Permainan Rakyat Ngada

  • Whatsapp
SUASANA Dialog Budaya Ngada Tahun 2020. Foto: ist

DENPASAR – Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Provinsi Bali menyelenggarakan Dialog Budaya dan Lomba Permainan Rakyat Ngada Tahun 2020. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN Bhaubelek, Desa Lengkosambi Timur, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), 26 September 2020.

Kepala BPNB Provinsi Bali, I Made Dharma Suteja, mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka Festival Inerie yang diselenggarakan di Kabupaten Ngada dan merupakan dukungan Platform Indonesiana. Dialog Budaya Ngada mengambil tema “Pelestarian Adat Istiadat & Ritus, Pengetahuan Tradisional & Teknologi Tradisional, dan Permainan Rakyat sebagai Upaya Pemajuan Kebudayaan”.

Bacaan Lainnya

Ngada adalah kabupaten di tengah Pulau Flores yang masyarakatnya terdiri atas sub etnis Ngada, Soa, dan Riung. Asal usul orang Ngada yang kini terdiri atas puluhan suku, diriwayatkan kembali setiap tahun pada ritual adat Reba (tahun baru adat) di setiap rumah adat (sa’o). Dikisahkan, berawal dari kegelapan lalu munculah terang yang menghadirkan manusia-manusia pertama di Sina (China). Sebagian menerabas hutan kemudian tinggal di Selo (India) selama beberapa waktu. Selanjutnya mereka membuat perahu dan berlayar melintasi samudra dan sampai di tanah Jawa.

Baca juga :  Disperindag Denpasar Kembali Sosialisasikan PKM Protokol Kesehatan Berniaga ke Pelaku Usaha

Kemudian berlayar menuju Raba (Sumbawa) dengan membawa bibit padi. Lalu melanjutkan perjalanan membawa bibit jagung dan tiba di Wio (Pulau Sumba). Selanjutnya perjalanan dengan membawa bibit lontar dan akhirnya berlabuh di Tiwa Lina (pantai di Kecamatan Aimere sekarang). Leluhur orang Ngada yang tiba di Tiwa Lina menyebar di wilayah Kabupaten Ngada sekarang. Mereka membentuk komunitas suku (woe) dan juga kampung (nua). Berbagai tradisi, seni, ritual, keterampilan (pengetahuan) dan teknologi, serta permainan rakyat dan olahraga tradisional yang dibawa selama migrasi tersebut.

Dengan latar belakang inilah menurut Dharma Suteja, dipandang perlu melaksanakan Dialog Budaya untuk melestarikan apa yang menjadi ciri khas orang Ngada. “Pelestarian dari tradisi tulis (manuskrip), ritus, adat istiadat, seni, pengetahuan, permainan rakyat, teknologi, olahraga tradisional, dan tradisi lisan yang menjadi ciri khas orang Ngada tidak hanya berhenti pada menjaga kebertahanannya, namun berlanjut pada perlakuan yang lebih mendalam pada pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan,” katanya.

Dialog Budaya menghadirkan narasumber I Made Dharma Suteja (Kepala BPNB Provinsi Bali) dengan materi “Pemajuan Kebudayaan: Kebudayaan dalam Pembangunan”; Martinus M. R. Naghi (Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Ngada) dengan materi “Pelestarian Adat Istiadat dan Situs”; Laurensius Ranu (Kades Lengkosambi Timur) dengan materi “Proses Upacara Logang dalam Suku Mbuang Mbaling Ngandu Walu”,Thomas Brata Suyaka (Koordinator Pendidikan Wahana Visi Indonesia – Area Program Nagekeo Ngada) dengan materi “Permainan Rakyat sebagai Wahana Pembelajaran”.

Baca juga :  Triwulan I 2020, Penjualan Listrik Tumbuh 8,13 Persen

Sementara itu, untuk lomba permainan rakyat yang dilombakan adalah permainan hadang/gobak sodor atau megala-gala (bahasa Bali). Dharma Suteja mengatakan, banyak karakter yang ada dalam permainan tradisional. Dalam permainan hadang/gobak sodor, beberapa nilai karakter yang didapat antara lain melatih anak berbuat jujur (tidak berbuat curang), bertanggung jawab dengan melakukan tugas sesuai perannya masing-masing, disiplin mematuhi ketentuan dan peraturan dalam permainan, kerja keras untuk mendapatkan nilai dan kemenangan. Selain itu, melalui permainan ini anak-anak sekaligus bisa berolahraga untuk kesehatan, menumbuhkan kepercayaan diri, serta berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif. rap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.