BNNP Bali Musnahkan Narkoba Senilai Miliaran Rupiah

  • Whatsapp
BADAN Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali memusnahkan 4 kilogram narkoba, Rabu (3/11/2021) di halaman kantor BNNP Bali di Denpasar. Foto: ist
BADAN Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali memusnahkan 4 kilogram narkoba, Rabu (3/11/2021) di halaman kantor BNNP Bali di Denpasar. Foto: ist

DENPASAR – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali memusnahkan 4 kilogram narkoba, Rabu (3/11/2021) di halaman kantor BNNP Bali. Narkoba senilai miliaran rupiah itu dimusnahkan dengan cara diblender dan dibakar di mesin insinerator.

Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol. Gde Sugianyar Dwi Putra, mengatakan, barang bukti sabu seberat 1 kilogram dimusnahkan dengan cara diblander.  Sabu yang dimusnahkan merupakan barang bukti milik tersangka Medi Sanjaya alias Kimo (21). Mahasiswa asal Lampung ini ditangkap di sebuah homestay di Renon, Denpasar, 6 Oktober 2021.

Bacaan Lainnya

Selain sabu, ada narkoba lain yang dimusnahkan dengan cara dibakar di mesin insinerator. Terdiri ganja 3,5 kg dan hasis 278,8 gram.

Menurut Sugianyar, dalam penanganan barang sitaan narkotika, terdapat kemungkinan terjadinya penyelewengan dan penyalahgunaan. Salah satu upaya untuk menghindarkan atau mengurangi risiko tersebut, perlu dilakukan pemusnahan terhadap barang sitaan.

Sugianyar menambahkan, pemusnahan barang sitaan ini juga bentuk komitmen BNNP Bali perang melawan narkoba untuk mewujudkan Bali yang lebih Bersinar (bersih narkoba). Yang lebih penting dari pemusnahan barang sitaan ini, sambung Sugianyar, BNNP Bali bisa menyelamatkan 10.000 lebih generasi muda di Bali dari ancaman negatif penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Baca juga :  PB FORKI Bertekad Optimalkan Sport Science, Kembali Gelar Pelatnas di Bali

Di sisi lain, BNNP Bali mengangkat drummer Superman Is Dead (SID), I Gede Ari Astina alias Jerinx menjadi duta antinarkoba. Jerinx ditugaskan untuk menyebarkan edukasi mengenai bahaya narkotika.

Menurut Sugianyar, pihaknya tidak hanya memilih Jerinx sebagai duta antinarkoba. Berbagai tokoh lainnya di Bali seperti pemilik Krisna Oleh-oleh Bali, Gusti Ngurah Anom (Ajik Krisna); konten kreator Kadek Puja Astawa; dan dalang Wayang Cenk Blonk, I Wayan Nardayana, juga ditugaskan mengedukasi masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

Sugianyar menegaskan, pihaknya berusaha hadir di seluruh lini masyarakat Bali. Sebab narkoba tidak mengenal lapisan masyarakat, sehingga siapa saja bisa terkena barang terlarang tersebut. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.