BIS Dukung Pemerintah Percepat Vaksinasi Covid-19, Jadi Pos Vaksinasi di Sanur Kaja

  • Whatsapp
PELAKSANAAN vaksinasi Covid-19 di Bali Island School yang diikuti warga Sanur Kaja. Foto: ist
PELAKSANAAN vaksinasi Covid-19 di Bali Island School yang diikuti warga Sanur Kaja. Foto: ist

DENPASAR – Program vaksinasi yang kini digalakan pemerintah agar masyarakat tidak terkena Covid-19. Karena itu sudah sewajarnya semua pihak mendukung program tersebut.Seperti Bali Island School (BIS) di Jl. Danau Buyan IV No.15, Sanur Kaja, Denpasar Selatan. SPK tertua di Bali yang berdiri sejak 1986 itu sangat mendukung upaya pemerintah mempercepat vaksinasi Covid-19 dan green zone (zona hijau) di tiga area di Bali.

Pada 22 Meret – 3 April 2021, BIS dijadikan pos vaksinasi untuk masyarakat umum daerah Sanur Kaja. Ini berkat kerja sama yang baik antara BIS dan Pemerintah Desa Sanur Kaja. Perbekel Desa Sanur Kaja, Made Sudana, berkata, salah satu alasan dipilihnya BIS sebagai salah satu pos vaksin di Sanur Kaja, selain lokasi strategis ada di tengah-tengah permukiman warga, tempatnya juga luas. Selain itu, kata Made Sudana, BIS sudah menerapkan protokol kesehatan yang bagus, sesuai arahan dari Dinas Kesehatan Kota Denpasar.

Bacaan Lainnya

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bali Island School atas dukungan pelaksanaan vaksinasi untuk warga Sanur Kaja. Sampai saat ini sudah 2.557 warga kami yang sudah mendapatkan vaksinasi tahap pertama di pos vaksin Bali Island School,’’ kata Sudana.

Baca juga :  Bangli Mulai PTM, Dandim Pantau Ketaatan Prokes

Di kesempatan terpisah, Head of School Bali Island School, Garth Wyncoll; didampingi Kepala Sekolah SPK Bali Island School, Made Yunita Renny; Ketua Yayasan, Kib Roby; dan Sekretaris Yayasan Regine Winkler, menambahkan, pada 26 Maret 2021, BIS juga mendapat apresiasi tinggi dari Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar bersama Komisi IV DPRD Denpasar yang melakukan kunjungan ke BIS.

Dalam kunjungan tersebut BIS mengajukan jadi pilot school untuk mendukung program pelaksanaan PTM di Denpasar. Dalam pertemuan tersebut, BIS menyajikan rangkaian protokol Covid-19 yang sudah secara sukses dijalankan selama pembelajaran jarak jauh.  Selain melihat kesiapan protokol kesehatan, pihak sekolah juga bertukar pandangan mengenai situasi pembelajaran jarak jauh dan dampaknya terhadap perkembangan siswa.Hal ini direspon positif jajaran Komisi IV DPRD Kota Denpasar.

Yang menarik, rangkaian kunjungan diakhiri dengan melihat fasilitas sekolah di BIS. Di antaranya, ruangan musik dimana terdapat koleksi lengkap gamelan tradisional Bali. Apresiasi tinggi diberikan anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar terhadap karena masih mempertahankan elemen budaya Bali di BIS.

Head of School Bali Island School, Grath Wyncoll,  mengatakan, jumlah keseluruhan siswa di BIS sebanyak 200 orang mulai dari Kelompok Bermain (KB) sampai kelas 12 (SMA). Ia menegaskan, selama pandemi Covid-19, BIS taat aturan dan taat asas, mengikuti aturan pemerintah menyelenggarakan pembelajaran daring.

Baca juga :  BPS: 17 Persen Warga Remehkan Covid-19, Level Pendidikan Berpengaruh

“Sebagai wujud kepedulian di masa pandemi, seluruh staf Bali Island School berikut guru-guru WNA dan WNI sudah mendapatkan vaksinasi mendukung program pemerintah sehingga menjadikan rasa aman dan nyaman bagi peserta didik, orang tua murid, komunitas sekitar pada khususnya dan lingkungan Sanur Kaja pada umumnya,’’ imbuh Kepala Sekolah SPK Bali Island School, Made Yunita Renny memungkasi. **

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.