Bhabinkamtibmas Polsek Bangli Gencarkan Sosialisasi Pencegahan PMK

BHABINKAMTIBMAS Desa Kayubihi, Bripka I Gede Artawan, menggencarkan sosialisasi terkait PMK di kandang sapi milik Ni Ketut Perasi di Banjar Kutaundisan, Desa Kayubihi, Bangli, Rabu (3/8/2022) pagi. Foto: ist

BANGLI – Penularan virus penyakit kuku dan mulut (PMK) pada hewan ternak berkuku belah harus diantisipasi semua pihak, termasuk kepolisian.

Terkait upaya pencegahan, Bhabinkamtibmas Desa Kayubihi, Bripka I Gede Artawan, menggencarkan sosialisasi terkait PMK di kandang sapi milik Ni Ketut Perasi di Banjar Kutaundisan, Desa Kayubihi, Bangli, Rabu (3/8/2022) pagi.

Bacaan Lainnya

Artawan mengimbau warga untuk menjaga kebersihan kandang sapinya, dan bila ada gejala menyerupai PMK agar segera melapor ke aparat desa/petugas PPL di desa.

Kapolsek Bangli, Kompol I Made Adi Suryawan, mengatakan, sosialisasi tersebut digelar di setiap desa/kelurahan yang memiliki hewan ternak. ”Mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku pada hewan, bhabinkamtibmas rutin sosialisasi ke para peternak hewan untuk memperhatikan kesehatan serta kebersihan kandang,” ujarnya.

Kapolsek juga minta para pengusaha ternak dan para peternak, bila ada hewannya terkena PMK, agar segera melapor ke pihak terkait. Langkah tersebut diperlukan agar tidak menular ke hewan-hewan yang lain.

Ciri-ciri hewan ternak yang terkena PMK, jelasnya antara lain demam tinggi, muncul air liur berlebihan, ada luka lepuh di rongga mulut atau lidah, dan tidak mau makan. “Kukunya juga luka, sehingga sulit untuk berdiri, gemetaran, dan napasnya cepat,” sebutnya mengingatkan. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses