Bawaslu Minta Masyarakat Segera Lapor Dugaan Pelanggaran Pilkada

  • Whatsapp
RAPAT koordinasi sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) di Kintamani, Kamis (12/11/2020). Foto: gia
RAPAT koordinasi sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) di Kintamani, Kamis (12/11/2020). Foto: gia

BANGLI – Anggota Bawaslu Bali, I Wayan Wirka, minta masyarakat segera melapor ke Bawaslu jika menemukan ada dugaan pelanggaran aturan Pilkada 2020. Bawaslu dijamin akan menindaklanjuti laporan dari masyarakat tersebut.

“Informasi apapun dari masyarakat akan kami tindak lanjuti sesuai aturan yang ada,” kata Wirka dalam Rapat Koordinasi Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) di Kintamani, Kamis (12/11/2020).

Bacaan Lainnya

Menurut Wirka, dalam proses pilkada, peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk memberi informasi terkait dugaan pelanggaran. Ketika masyarakat bisa memberi informasi kepada pengawas, sebutnya, Bawaslu akan segera menindaklanjuti. Komisioner asal Tabanan itu menguraikan, dari data yang dimiliki, sampai saat ini Bawaslu Bangli telah menindak sebanyak lima pelanggaran.

“Artinya di sini Bawaslu sudah menegakkan keadilan pemilu atau pemilihan. Jika peristiwanya memang ada, maka akan ditindaklanjuti sesuai dengan amanat Perbawaslu Nomor 8 tahun 2020,” terangnya.

Ketua Bawaslu Bangli, I Nengah Purna, menambahkan, saat ini lembaganya gencar melakukan sosialisasi ke desa-desa di Bangli. Sosialisasi yang digaungkan yakni terkait antipolitik uang dan juga sosialisasi sadar hukum pemilu. Ia berharap hal tersebut dapat menekan angka pelanggaran yang terjadi.

Baca juga :  Tingkatkan Sinergitas, Pangdam IX/Udayana Terima Kunjungan Kajati Bali

Terkait dengan pelanggaran pidana pemilu, dia mendaku sampai saat ini belum ada. “Sampai saat ini Bawaslu masih belum ada penanganan berkaitan dengan tindak pidana pemilihan. Jika memang ada, tentu akan segera ditindak melalui Sentra Gakkumdu,” ungkap Purna.

Lebih lanjut disampaikan, meskipun saat ini tidak ada penanganan berkaitan dengan tindak pidana pemilu, dia menyebut tetap melakukan rapat koordinasi Sentra Gakkumdu. Tujuannya untuk menyamakan persepsi dan menyeragamkan regulasi terkait tindak pelanggaran pidana pada Pilkada Bangli 2020 pada 9 Desember mendatang. Jika nanti terjadi pelanggaran pidana pemilihan, ketiga unsur Gakkumdu yakni Bawaslu, kepolisian, dan kejaksaan sudah siap menjalankan fungsinya. “Mudah-mudahan tidak ada pelanggaran dalam pilkada, dan pilkada tetap kondusif serta damai,” harapnya. 028

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.